Ketum Pemuda Muhammadiyah Heran Masih Ada yang Bicara Perbedaan Ideologi
Minggu, 27 Desember 2020 - 12:50 WIB
loading...
A
A
A
Jadi, tegas Cak Nanto, tidak ada lagi pembicaraan-pembicaraan perbedaan yang seharusnya sudah selesai. "Founding fathers kita sudah berkorban untuk itu. Maka kita harus menghargai pengorbanan yang sangat luar biasa, kalau nggak, nggak mungkin bisa jadi bangsa yang aman yang luas seperti ini,” katanya.
(Baca juga: Jalin Kerja Sama, BPIP-ANRI Bumikan Pancasila lewat Arsip Nasional ).
Cak Nanto juga menegaskan, seharusnya sebagai bangsa harus sadar, para anak muda juga harus sadar, jadilah pejabat yang negarawan, jadilah rakyat yang negarawan yang memfungsikan untuk semua golongan tidak hanya satu golongan, tidak hanya kepentingan institusi, tapi untuk kepentingan keamanan dan kesejahteraan rakyat Indonesia.
(Baca juga: Tanamkan Nilai Pancasila pada Anak, Raffi Ahmad bersama BPIP Luncurkan Animasi Lorong Waktu si Aa ).
"Artinya, saya berharap sebagai anak-anak muda yang ke depan perlu ada satu hal yang kita harus selesaikan tentang ideologi itu kita selesaikan. Sudahlah cukup berbicara tentang itu karena kita ketinggalan jauh dengan negara-negara lain," tegas Cak Nanto.
(Baca juga: Jalin Kerja Sama, BPIP-ANRI Bumikan Pancasila lewat Arsip Nasional ).
Cak Nanto juga menegaskan, seharusnya sebagai bangsa harus sadar, para anak muda juga harus sadar, jadilah pejabat yang negarawan, jadilah rakyat yang negarawan yang memfungsikan untuk semua golongan tidak hanya satu golongan, tidak hanya kepentingan institusi, tapi untuk kepentingan keamanan dan kesejahteraan rakyat Indonesia.
(Baca juga: Tanamkan Nilai Pancasila pada Anak, Raffi Ahmad bersama BPIP Luncurkan Animasi Lorong Waktu si Aa ).
"Artinya, saya berharap sebagai anak-anak muda yang ke depan perlu ada satu hal yang kita harus selesaikan tentang ideologi itu kita selesaikan. Sudahlah cukup berbicara tentang itu karena kita ketinggalan jauh dengan negara-negara lain," tegas Cak Nanto.
(zik)
Lihat Juga :