Prabowo-Sandi Masuk Kabinet, Tak Ada Lawan Abadi dalam Politik

Jum'at, 25 Desember 2020 - 10:12 WIB
loading...
A A A
Kemudian, pada Pilpres 2009, SBY-Boediono mengalahkan Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto dan Jusuf Kalla-Wiranto. Selama itu, yang kalah pilpres tidak menjadi menteri. Begitu juga saat Pilpres 2014. Setelah kalah dari Jokowi-JK, Prabowo-Hatta Rajasa tidak masuk kabinet kerja.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai masuknya Prabowo-Sandi ke dalam kabinet Jokowi-Maruf meneguhkan ungkapan tidak ada kawan dan lawan yang abadi, yang ada hanya kepentingan.

(Baca juga : 4 Fakta Menarik Dibalik Pertemuan Para Menteri Eks Ketum Hipmi )

"Rakyat jangan baper (bawa perasaan-red) dan harus cerdas menilai perilaku elite-elitenya. Karena politisi-politisi itu, di depan seolah-olah serang-serangan, tapi di belakang rangkul-rangkulan," ujar Ujang Komarudin kepada SINDOnews, Rabu 23 Desember 2020.(Baca juga: Prabowo-Sandi Jadi Menteri Jokowi, Memenya Bikin Ngakak )
Prabowo-Sandi Masuk Kabinet, Tak Ada Lawan Abadi dalam Politik

Presiden Jokowi memberikan salam kepada Sandiaga Uno saat dilantik menjadi Menparekraf

Sementara itu, Direktur Eksekutif Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI), Kunto Adi Wibowo menilai masuknya Prabowo-Sandi ke dalam kabinet Jokowi-Maruf secara retoris sebenarnya bagus.

"Karena sifatnya enggak ada yang menang, yang kalah atau yang menang merangkul yang kalah, sehingga persatuan bisa diwujudkan dan tidak ada lagi kubu-kubuan atau faksi-faksian," ujar Kunto secara terpisah.
Prabowo-Sandi Masuk Kabinet, Tak Ada Lawan Abadi dalam Politik

Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat berbincang di Istana

Wakil Ketua Dewan Penasihat Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir mengatakan Pilpres 2019 yang lalu diselenggarakan untuk memenuhi amanat UUD 1945 yang wajib dilaksanakan dengan tujuan memilih pimpinan nasional yang mendapatkan dukungan kuat rakyat sehingga mampu menjalankan fungsi kekuasaan pemerintahan negara dalam rangka tercapainya tujuan nasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
Berita Terkini
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved