Budi Gunadi Jadi Menkes, Anggota DPR Pesimistis Penanganan COVID-19
Jum'at, 25 Desember 2020 - 09:12 WIB
loading...
A
A
A
Politikus PKS ini pun mencontohkan kasus antrean panjang masyarakat yang ingin melakukan tes COVID-19 di bandara, stasiun, hingga rumah sakit (RS) akibat kebijakan baru pemerintah mengenai syarat perjalanan di libur akhir tahun.
"Ketidakjelasan kemauan pemerintah ini melahirkan ketidakjelasan pula penanganan Masa transisi PSBB dan kebijakan turunan di sektor-sektor lain seperti transportasi. Rakyat jadi tambah bingung. Arah penanganan COVID semakin tidak jelas bahkan dikhawatirkan semakin menyusahkan rakyat yang membutuhkan pengaturan yang terintegrasi antara transportasi aman untuk keperluan mendesak masyarakat dengan penanganan pandemi yang sudah berusia satu tahun ini. Kalau salah urus karena salah menempatkan pejabat, bisa tambah parah kita," katanya. (Baca juga: Budi Gunadi Sadikin Jadi Menkes, Netizen: Semoga Enggak Ngawur )
Selain itu, Sigit juga mempertanyakan prestasi Budi Gunadi Sadikin dalam menakhodai Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dibentuk pemerintah untuk mempercepat pemulihan ekonomi akibat pandemi.
"Pasalnya, kinerja penyerapan anggaran PEN hingga November 2020 baru mencapai Rp366,86 triliun atau sekitar 52,8% dari total pagu Rp695,2 triliun," tandas Sigit.
"Ketidakjelasan kemauan pemerintah ini melahirkan ketidakjelasan pula penanganan Masa transisi PSBB dan kebijakan turunan di sektor-sektor lain seperti transportasi. Rakyat jadi tambah bingung. Arah penanganan COVID semakin tidak jelas bahkan dikhawatirkan semakin menyusahkan rakyat yang membutuhkan pengaturan yang terintegrasi antara transportasi aman untuk keperluan mendesak masyarakat dengan penanganan pandemi yang sudah berusia satu tahun ini. Kalau salah urus karena salah menempatkan pejabat, bisa tambah parah kita," katanya. (Baca juga: Budi Gunadi Sadikin Jadi Menkes, Netizen: Semoga Enggak Ngawur )
Selain itu, Sigit juga mempertanyakan prestasi Budi Gunadi Sadikin dalam menakhodai Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dibentuk pemerintah untuk mempercepat pemulihan ekonomi akibat pandemi.
"Pasalnya, kinerja penyerapan anggaran PEN hingga November 2020 baru mencapai Rp366,86 triliun atau sekitar 52,8% dari total pagu Rp695,2 triliun," tandas Sigit.
(abd)
Lihat Juga :