Wajah Baru Kabinet Jokowi dan Wajah Sendu Sandiaga Uno
Rabu, 23 Desember 2020 - 07:45 WIB
loading...
A
A
A
"Apa artinya? Kemungkinan masalah yang dihadapi pak Jokowi akan sama: mengelola anggota kabinet yang loyalitasnya terbagi. Dan oleh karena itu percepatan atau akselerasi seperti harapan pak Jokowi, belum tentu akan terwujud lebih baik dari yang sebelumnya," ujar dia.
(Baca: Sandiaga Uno Sebut Tugas dan Amanah yang Diberikan Presiden Sangat Berat)
Lebih-lebih, kata Ray, anggota kabinet dari partai akan merasa lebih nyaman karena mereka dilindungi oleh parpolnya masing-masing. Jadi ukuran kinerja bukan lagi tolok ukur utama mereka dipertahankan atau digeser, tapi pada aspek kedekatan dan dukungan parpol masing-masing. Itulah sebabnya, sekalipun telah berulangkali presiden menyatakan 'kedongkolannya' akan kinerja menterinya, para menteri tetap santai menghadapinya.
"Selama dukungan partai politik kuat menopang mereka, ancaman atas posisi mereka tidak akan tergoyahkan. Dalam pandangan inilah mengapa menkumham misalnya, sekalipun telah berulangkali diminta agar direshuffle presiden, tetap tak diganti-ganti," ucapnya.
Lebih lanjut Ray mengatakan, melihat kenyataan itulah antusiasme publik atas perubahan kabinet ini tidak terlalu positif, sekalipun juga tidak negatif. Menurutnya, masyarakat seperti menunda selebrasi optimisme bahwa akan ada perubahan yang lebih maju dan brilian. Sambutannya datar saja, sekalipun nama-nama yang ditetapkan cukup populer di kalangan masyarakat.
(Baca: Sandiaga Uno Sebut Tugas dan Amanah yang Diberikan Presiden Sangat Berat)
Lebih-lebih, kata Ray, anggota kabinet dari partai akan merasa lebih nyaman karena mereka dilindungi oleh parpolnya masing-masing. Jadi ukuran kinerja bukan lagi tolok ukur utama mereka dipertahankan atau digeser, tapi pada aspek kedekatan dan dukungan parpol masing-masing. Itulah sebabnya, sekalipun telah berulangkali presiden menyatakan 'kedongkolannya' akan kinerja menterinya, para menteri tetap santai menghadapinya.
"Selama dukungan partai politik kuat menopang mereka, ancaman atas posisi mereka tidak akan tergoyahkan. Dalam pandangan inilah mengapa menkumham misalnya, sekalipun telah berulangkali diminta agar direshuffle presiden, tetap tak diganti-ganti," ucapnya.
Lebih lanjut Ray mengatakan, melihat kenyataan itulah antusiasme publik atas perubahan kabinet ini tidak terlalu positif, sekalipun juga tidak negatif. Menurutnya, masyarakat seperti menunda selebrasi optimisme bahwa akan ada perubahan yang lebih maju dan brilian. Sambutannya datar saja, sekalipun nama-nama yang ditetapkan cukup populer di kalangan masyarakat.
Lihat Juga :