Umat Islam di Indonesia Dinilai Punya Kekuatan Potensial
Selasa, 22 Desember 2020 - 19:36 WIB
loading...
A
A
A
"Sistem perbankan syariah ini kan bagian yang integral dengan sistem ekonomi nasional, jadi tetap harus terbuka menjadi bagian dari sistem ekonomi yang dimana dia menjadi bagian. Jadi tidak boleh berorientasi ekslusif, mengapa karena kalau perbankan syariah ini memusuhi pasar maka dia tidak akan berkembang," kata Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini.
Lebih lanjut dia mengatakan, ekonomi syariah harus mengakomodir semua golongan lapisan masyarakat, tidak memunculkan kekhawatiran atau ancaman bagi kelompok lain agar diterima dan dapat tumbuh berkembang.
"Saya sebut sebagai twin accommodation, twin tolerance, toleransi yang timbal balik, toleransi ganda, karena apa pemerintah Indonesia telah mengakui dengan sangat positif dan memberikan fasilitas-fasilitas baik berupa kebijakan dalam bentuk payung Undang-Undang maupun kelembagaan dan itu baik, menguntungkan ekonomi syariah akan menguntungkan ekonomi umat islam," pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Ace Hasan Syadzily, mendukung kelahiran PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Politikus Partai Golkar ini menilai kelahiran bank syariah hasil merger ini bisa memperkuat perekonomian nasional.
Ace juga mengatakan peran dan kontribusi PT Bank Syariah Indonesia Tbk akan sangat ditunggu apalagi dalam upaya melakukan pemulihan ekonomi pasca pandemi.
"Sudah saatnya potensi ekonomi umat Islam disatukan dalam satu kekuatan ekonomi agar kita dapat segera memulihkan perekonomian di saat pandemi dan pasca-pandemi," kata Ace.
Ace menambahkan, langkah merger bank-bank syariah yang bernaung dalam Bank Himbara dengan membentuk Bank Syariah Indonesia akan membuatnya menjadi bank syariah terbesar di Indonesia.
Lebih lanjut dia mengatakan, ekonomi syariah harus mengakomodir semua golongan lapisan masyarakat, tidak memunculkan kekhawatiran atau ancaman bagi kelompok lain agar diterima dan dapat tumbuh berkembang.
"Saya sebut sebagai twin accommodation, twin tolerance, toleransi yang timbal balik, toleransi ganda, karena apa pemerintah Indonesia telah mengakui dengan sangat positif dan memberikan fasilitas-fasilitas baik berupa kebijakan dalam bentuk payung Undang-Undang maupun kelembagaan dan itu baik, menguntungkan ekonomi syariah akan menguntungkan ekonomi umat islam," pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Ace Hasan Syadzily, mendukung kelahiran PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Politikus Partai Golkar ini menilai kelahiran bank syariah hasil merger ini bisa memperkuat perekonomian nasional.
Ace juga mengatakan peran dan kontribusi PT Bank Syariah Indonesia Tbk akan sangat ditunggu apalagi dalam upaya melakukan pemulihan ekonomi pasca pandemi.
"Sudah saatnya potensi ekonomi umat Islam disatukan dalam satu kekuatan ekonomi agar kita dapat segera memulihkan perekonomian di saat pandemi dan pasca-pandemi," kata Ace.
Ace menambahkan, langkah merger bank-bank syariah yang bernaung dalam Bank Himbara dengan membentuk Bank Syariah Indonesia akan membuatnya menjadi bank syariah terbesar di Indonesia.
Lihat Juga :