Menteri Positif COVID-19 dan Berkaitan Kasus Intoleransi Dinilai Tidak Aman
Senin, 21 Desember 2020 - 20:29 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Doktor Research in Management ini, kendati faktor kinerja penting untuk menjadi bahan pertimbangan, dia memprediksi Jokowi tetap akan mengutamakan orang-orang yang bisa nyaman bekerja dengan dirinya karena bagaimanapun kabinet juga butuh keselarasan.
"Jadi faktor kenyamanan presiden bekerja dengan menteri ini akan menjadi kriteria utama dibanding dengan kinerja menteri itu sendiri," tutur Hensat.
Selain itu, Direktur Eksekutif KedaiKOPI ini juga memprediksi bahwa akan ada kurang dari 10 kementerian saja yang terimbas reshuffle atau dilakukan penyegaran oleh Jokowi. Menurutnya, selain yang terkait COVID-19 dan dampaknya, menteri yang terkena COVID-19 dan juga berkaitan masalah intoleransi juga akan tersapu.
"Ada beberapa menteri yang terkena COVID-19 itu juga rawan menurut saya. Terus kemudian, kementerian-kementerian yang kaitannya dengan toleransi jadi Menteri Agama, Kumham (Kementerian Hukum dan HAM), jadi saya rasa itu juga tidak terlalu aman," paparnya. (Baca juga: Reshuffle Bisa Alihkan Sementara Isu Penembakan Enam Laskar FPI)
Adapun menteri yang terkonfirmasi positif COVID-19 di antaranya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah dan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi. Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto juga sempat diisukan positif COVID-19.
"Jadi faktor kenyamanan presiden bekerja dengan menteri ini akan menjadi kriteria utama dibanding dengan kinerja menteri itu sendiri," tutur Hensat.
Selain itu, Direktur Eksekutif KedaiKOPI ini juga memprediksi bahwa akan ada kurang dari 10 kementerian saja yang terimbas reshuffle atau dilakukan penyegaran oleh Jokowi. Menurutnya, selain yang terkait COVID-19 dan dampaknya, menteri yang terkena COVID-19 dan juga berkaitan masalah intoleransi juga akan tersapu.
"Ada beberapa menteri yang terkena COVID-19 itu juga rawan menurut saya. Terus kemudian, kementerian-kementerian yang kaitannya dengan toleransi jadi Menteri Agama, Kumham (Kementerian Hukum dan HAM), jadi saya rasa itu juga tidak terlalu aman," paparnya. (Baca juga: Reshuffle Bisa Alihkan Sementara Isu Penembakan Enam Laskar FPI)
Adapun menteri yang terkonfirmasi positif COVID-19 di antaranya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah dan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi. Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto juga sempat diisukan positif COVID-19.
(kri)