Mengincar Basis Industri Halal

Senin, 21 Desember 2020 - 06:50 WIB
loading...
Mengincar Basis Industri...
Pemerintah sudah merancang adanya enam kawasan industri halal (KIH) untuk mewujudkan mimpi sebagai pusat industri halal dunia. FOTO/KORAN SINDO
A A A
JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya menjadikan negeri ini sebagai pusat industri halal dunia. Langkah ini diambil dengan membentuk zona-zona halal di dalam kawasan industri yang sudah ada. Tak tanggung tanggung pemerintah sudah merancang adanya enam kawasan industri halal (KIH).

Rencana ini disampaikan Wakil Presiden Ma'aruf Amin. Dia berharap kehadiran KIH akan mampu menarik perhatian investor global untuk menjadikan Indonesia sebagai global hub produk halal dunia.

Industri halal memang memiliki masa depan cerah. Sebagai informasi, ekonomi halal global terus berkembang dengan peningkatan populasi muslim yang diperkirakan mencapai 2,2 miliar pada 2030. Di sisi lain konsumsi produk halal di pasar dunia pada 2018 mencapai USD2,2 triliun. Jumlah itu diprediksi akan terus meningkat dan pada 2024 konsumsi mencapai USD3,2 triliun. (Baca juga: Fintech Lending Syariah Dorong Pengembangan Industri Halal )

Sejauh ini, industri halal dunia dikuasai Thailand dan Australia. Hal ini ironis karena kedua negara tersebut bukan negara muslim. Mereka unggul karena konsen dengan produk halal dan menyiapkan rantai logistik. Indonesia juga kalah dengan negara tetangga, Malaysia, yang telah memiliki 20 kawasan industri halal.

Di Indonesia, sejauh ini baru ada dua kawasan yang ditetapkan sebagai kawasan industri halal oleh Kementerian Perindustrian. Kawasan dimaksud adalah Modern Cikande Industrial Estate di Serang, Banten, dan SAFE n LOCK Halal Industrial Park di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Selain itu ada sejumlah KIH lainnya yang tengah dikembangkan yakni Kawasan Industri Bintan Inti (Kepulauan Riau), Kawasan Industri Batamindo (Batam), Kawasan Industri Pulogadung (Jakarta), dan Kawasan Industri Surya Borneo (Kalimantan Tengah).

"Jadi, kapasitas produksi produk halal Indonesia bisa meningkat secara signifikan dan terintegrasi, semakin berkualitas, serta berdaya saing global," ujar Ma'ruf Amin. di Jakarta, pekan lalu. (Baca juga: Kemenperin Siapkan Strategi agar Indonesia Jadi Pentolan di Industri Halal Global )

Kementerian Perindustrian sebelum telah menegaskan komitmennya memperkuat struktur industri dalam negeri agar bisa lebih terintegrasi dan berdaya saing global. Salah satu langkah strategisnya adalah mengembangkan potensi produk dan jasa industri halal di Tanah Air untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor.

M Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin Dody Widodo mengungkapkan, kebijakan ini sesuai Maasterplan Ekonomi Syariah Indonesia tahun 2019-2024. Guna mengakselerasi pengembangan sektor riil ekonomi syariah atau yang dikenal dengan industri halal itulah, seluruh rantai nilai industri halal (halal value chain) dari sektor hulu sampai hilir perlu diperkuat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Buku Authentic Halal...
Buku Authentic Halal Brand Diluncurkan, Halal Kini Jadi Identitas dan Kunci Kepercayaan Konsumen
Sinergi Ulama dan Pemerintah:...
Sinergi Ulama dan Pemerintah: Kunci Utama Penjaminan Produk Halal di Indonesia
Perindo Hadirkan Program...
Perindo Hadirkan Program Sertifikasi Halal untuk UMKM, Tingkatkan Kualitas Produk dan Perkuat Ekonomi Rakyat
Seskab Teddy Sangkal...
Seskab Teddy Sangkal Produk AS Tak Wajib Pakai Sertifikasi Halal
Produk AS Disepakati...
Produk AS Disepakati Masuk RI Tak Perlu Pakai Sertifikasi Halal, DPR: Bisa Timbulkan Kekhawatiran
Produk AS Disepakati...
Produk AS Disepakati Masuk RI Tak Perlu Pakai Sertifikasi Halal, MUI Buka Suara
GICC Bekali Perusahaan...
GICC Bekali Perusahaan Korea Pemahaman Sertifikasi Halal untuk Pasar Indonesia
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Rekomendasi
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
Tantri Kotak Beberkan...
Tantri Kotak Beberkan Awal Mula Jadi Korban Penipuan, Bermula dari Teman Sekolah Anak
Gelar Santunan Yatim...
Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
Berita Terkini
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak...
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak Kapal Ikan Hilang di Perairan Busan Korsel
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
Prabowo Bertemu Kapolri...
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Terima Laporan Kamtibmas-Persiapan Hari Bhayangkara 2026
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Infografis
Senjata Makan Tuan,...
Senjata Makan Tuan, Tarif Trump Ancam Industri Senjata AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved