PKS Dorong Anak Muda Tekuni Urban Farming di Masa Pandemi
Rabu, 13 Mei 2020 - 21:05 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Ekonom Indef Bhima Yudhistira menambahkan isu soal pangan di saat pandemi adalah munculnya kapitalisme baru bernama disaster capitalism. Dia mencontohkan selain beras, yang harus diwaspadai terhadap krisis pangan di masa pandemi Corona adalah harga gula.
Bhima menilai ada anomali yang terjadi pada gula internasional. Harga gula secara internasional itu turun 7,1% tapi harga gula domestik naik 36,8%. "Nah ini adalah misteri harga gula kita. Jadi, impornya murah dijual lagi di dalam negeri dengan harga yang cukup tinggi. Bahkan beberapa tempat ketersediaannya sangat terbatas. Pertanyaan ada apa ini?" tanya Bhima.
Menurut dia, hal ini mungkin dari tata niaga gula di negara ini yang terlalu didominasi oleh impor dan Indonesia merupakan negara importir gula yang paling besar melebihi importir dari China. Sehingga, kata dia, ada yang tidak benar dari permainan rente impor gula. ”Yang dirugikan adalah masyarakat. Secara internasional saja murah, seharusnya harga turun, tapi di dalam negeri justru kenaikannya luar biasa 36,8%,” kata dia.
Maka itu, dia menyarankan PKS untuk melakukan penyidikan dan melaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Nah ini mungkin kawan-kawan PKS untuk komoditas gula bisa melakukan penyidikan, syukur-syukur dilaporkan ke KPK," katanya. Rico Afrido Simanjuntak
Bhima menilai ada anomali yang terjadi pada gula internasional. Harga gula secara internasional itu turun 7,1% tapi harga gula domestik naik 36,8%. "Nah ini adalah misteri harga gula kita. Jadi, impornya murah dijual lagi di dalam negeri dengan harga yang cukup tinggi. Bahkan beberapa tempat ketersediaannya sangat terbatas. Pertanyaan ada apa ini?" tanya Bhima.
Menurut dia, hal ini mungkin dari tata niaga gula di negara ini yang terlalu didominasi oleh impor dan Indonesia merupakan negara importir gula yang paling besar melebihi importir dari China. Sehingga, kata dia, ada yang tidak benar dari permainan rente impor gula. ”Yang dirugikan adalah masyarakat. Secara internasional saja murah, seharusnya harga turun, tapi di dalam negeri justru kenaikannya luar biasa 36,8%,” kata dia.
Maka itu, dia menyarankan PKS untuk melakukan penyidikan dan melaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Nah ini mungkin kawan-kawan PKS untuk komoditas gula bisa melakukan penyidikan, syukur-syukur dilaporkan ke KPK," katanya. Rico Afrido Simanjuntak
(cip)
Lihat Juga :