Dukung PSBB, Pangkohanudnas Ajak Siswa SMP Ikuti Permainan Berhadiah
Rabu, 13 Mei 2020 - 14:35 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Pangkohanudnas, permainan bertujuan untuk membangun semangat patriotisme dan nasionalisme di kalangan anak-anak. Penjaga Langit sebagai nama permainan sebenarnya untuk menjelaskan kepada generasi milenial, yang merupakan generasi masa depan bangsa pada tahun emas 2045 nanti.
Generasi milenial, kata dia, harus mengerti Indonesia terdiri dari tanah, air dan udara di mana Kohanudnas bertugas sebagai penjaga udara nasional. “Kami sudah menginformasikan permainan ini melalui media sosial dan media mainstream. Berharap permainan ini diminati anak-anak SMP seluruh Indonesia. Yang tinggal di pelosok, di daerah terpencil sejauh ada sinyalnya diharapkan ikut serta permainan ini,” tegas Imran Baidirus.
Untuk dapat bermain, semua calon peserta harus melakukan registrasi dahulu karena permainan ini untuk memupuk sifat ksatria dan jujur. Nantinya, siswa –siswa SMP itu akan mengikuti permainan dengan mandiri. Oleh karena itu, Kohanudnas mendesain registrasi dengan mensyaratkan kartu pelajar.
Permainan ini berbentuk tanya jawab pengetahuan umum dari termasuk COVID, nama pahlawan, peta buta, lagu daerah, tari daerah, tokoh negara, pejabat, geografi, nama-nama pesawat dan juga lagu-lagu kebangsaan dan sebagainya. Keseluruhan soal ada 50 buah dengan waktu jawab selama 60 menit.
“Kami ingin anak-anak juga memiliki pengetahuan tentang Wawasan Nusantara, pertahanan negara dan juga kebangsaan. Masa depan Indonesia terletak pada keberhasilan kita mendidik dan menanamkan nilai-nilai luhur bangsa kepada generasi-generasi baru dengan menggunakan bahasa mereka,” tegas Imran Baidirus.
Generasi milenial, kata dia, harus mengerti Indonesia terdiri dari tanah, air dan udara di mana Kohanudnas bertugas sebagai penjaga udara nasional. “Kami sudah menginformasikan permainan ini melalui media sosial dan media mainstream. Berharap permainan ini diminati anak-anak SMP seluruh Indonesia. Yang tinggal di pelosok, di daerah terpencil sejauh ada sinyalnya diharapkan ikut serta permainan ini,” tegas Imran Baidirus.
Untuk dapat bermain, semua calon peserta harus melakukan registrasi dahulu karena permainan ini untuk memupuk sifat ksatria dan jujur. Nantinya, siswa –siswa SMP itu akan mengikuti permainan dengan mandiri. Oleh karena itu, Kohanudnas mendesain registrasi dengan mensyaratkan kartu pelajar.
Permainan ini berbentuk tanya jawab pengetahuan umum dari termasuk COVID, nama pahlawan, peta buta, lagu daerah, tari daerah, tokoh negara, pejabat, geografi, nama-nama pesawat dan juga lagu-lagu kebangsaan dan sebagainya. Keseluruhan soal ada 50 buah dengan waktu jawab selama 60 menit.
“Kami ingin anak-anak juga memiliki pengetahuan tentang Wawasan Nusantara, pertahanan negara dan juga kebangsaan. Masa depan Indonesia terletak pada keberhasilan kita mendidik dan menanamkan nilai-nilai luhur bangsa kepada generasi-generasi baru dengan menggunakan bahasa mereka,” tegas Imran Baidirus.
(cip)
Lihat Juga :