Miliki Syarat Ideal, Dua Orang Ini Disebut Kandidat Kuat Kapolri, Kabareskrim Bisa Kuda Hitam

Rabu, 16 Desember 2020 - 05:23 WIB
loading...
Miliki Syarat Ideal,...
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - Bursa calon Kapolri terus memanas jelang masa purnatugas Jenderal Pol Idham Azis pada Januari 2021. Sejumlah nama perwira tinggi (Pati) bintang tiga santer disebut akan menjadi suksesornya.

Pengamat Intelejen dan Keamanan Universitas Indonesia Stanislaus Riyanta menyebut terdapat beberapa aspek yang harus dimiliki calon Kapolri baru, mulai dari pangkat yang mencapai bintang tiga, rekam jejak yang baik, hingga penanganan isu-isu terkini di masyarakat.

(Baca juga : Jokowi Datang ke Gedung KPK, Firli Bahuri Bangga dan Bahagia )

"Kalau calon Kapolri sesuai aturan kan harus bintang tiga ya. Kalau menurut saya syaratnya dia diterima oleh Polri, punya rekam jejak yang baik, kinerja baik, dan yang penting adalah pertimbangkan juga massa kerja. Masa kerjanya berapa tahun? Terlalu pendek tidak terlalu baik, terlalu panjang tidak terlalu baik. Terus pertimbangkan juga aspek isu di masyarakat saat ini," ucap Stanislaus saat dihubungi, Rabu (16/12/2020).

(Baca juga : Menkes: Jangan Coba-coba Korupsi dalam Penggunaan Anggaran 2021 )

Selain itu, permasalahan kubu-kubu yang ada di dalam internal Polri harus di kesampingkan. Atas beberapa keterangan yang disebutkan di atas, peluang Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono menjadi Kapolri terbuka lebar. (Baca juga: Moeldoko Sebut Presiden Jokowi Punya Kunci Soal Calon Kapolri )

"Ada isu saat ini kan kubunya ini, kubunya itu. Saya kira itu harus dihindari ya. Menurut saya, calon yang masa kerjanya pas, tiga tahun atau empat tahun. Kemudian dia terhindar dari isu perkubuan, diterima di internal dan mempunyai pangkat yang cukup ya Wakapolri, Gatot," katanya.

Selain itu, Wakapolri Gatot memiliki masa dinas yang cukup, yakni 30 bulan. Dia pun pernah menjadi pemimpin di daerah-daerah strategis, seperti menjadi Kapolda Metro Jaya dan Wakapolda Sulawesi Selatan.

(Baca juga : Bandingkan Data Kapolda dan Jasa Marga dengan FPI, Begini Kata Komnas HAM )

"Pak Gatot itu usia kerjanya masih sekitar tiga tahun lagi. Kemudian dia relatif diterima oleh semua angkatan, para senior juga menghargai dia karena kan relatif senior juga, kalau junior kan pasti taat. Dia itu juga punya kemampuan yang cukup mempuni karena pernah menjadi Kapolda di tempat yang strategis," tuturnya.

Selain Gatot, Stanislaus menyebut nama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar menjadi alternatif Kapolri. Menurutnya, Boy berpeluang menjadi suksesor Idham lantaran dia terbebas dari isu kubu-kubu tertentu. (Baca juga: Punya Kemampuan Komunikasi, Komjen Boy Rafli Berpeluang Jadi Kapolri)

Selain itu dari segi usia, pria lulusan Akpol Angkatan 88 itu memiliki rentang waktu kerja yang pas. Kemampuannya pun menurut Stanislaus tidak diragukan lagi lantaran pernah menjabat Kapolda Banten dan Papua.

"Alternatif kedua, yang bebas dari unsur Blok A Blok B atau kubu tertentu, usia kerjanya masih relatif pas, serta punya kemampuan cukup, yaiu kepala BNPT, Boy Rafli. Dulu kan Tito dari Kepala BNPT juga menjadi Kapolri," ungkapnya.

Sementara itu, Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menjadi satu kuda hitam dalam bursa calon Kapolri pengganti Idham Azis. Akan tetapi, ada catatan jika Sigit diangkat menjadi Kapolri.

(Baca juga : Ganti PSBB, Pemerintah akan Terapkan Kebijakan Pengetatan Terukur )

Catatan tersebut terkait dengan terlalu panjangnya masa jabatan Listyo. Selain itu, namanya akan melewati beberapa senior yang ditakutkan akan menimbulkan dinamika baru.

"Kuda hitamnya itu Kabareskrim. Tetapi ya usia kerjanya cukup panjang, kurang lebih tujuh tahun, dan melompati banyak senior. Nah ini saya kira bisa menciptakan dinamika tertentu. Jadi akan banyak senior di lingkarannya, apakah nanti bisa maksimal atau kendala kan tergantung kepemimpinannya," katanya.

Dia menuturkan, akan lebih baik jika Kabareskrim dicalonkan menjadi Kapolri pada periode berikutnya. "Saya kira kabareskrim bisa disiapkan menjadi calon Kapolri mendatang," ujarnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Evaluasi untuk Wujudkan Harapan Warga
Hasil Survei: 83,1%...
Hasil Survei: 83,1% Publik Yakin UU Polri Bawa Perubahan Terhadap Kinerja Kepolisian
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026, Ini Namanya
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Evaluasi dan Mendengar Masukan Masyarakat
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Rotasi Polda Metro Jaya:...
Rotasi Polda Metro Jaya: Kapolres, Wakapolres, hingga Wadir Krimum
Mutasi Polri, AKBP Rulian...
Mutasi Polri, AKBP Rulian Syauri Jabat Kapolres Malang, Kombes Putu Kholis Jadi Kapolres Bekasi Kota
Rekomendasi
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
AI Analytics-Trade Flow...
AI Analytics-Trade Flow Siapkan Keputusan Investasi buat Pemula
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Berita Terkini
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Infografis
CatatI Ini Syarat Ibu...
CatatI Ini Syarat Ibu Hamil Bisa Divaksinasi Covid-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved