Kawal Keamanan Siber Usaha Kecil, BSSN Lindungi UKM Lewat PAMAN KAMI

Selasa, 15 Desember 2020 - 20:32 WIB
loading...
Kawal Keamanan Siber...
Pemerintah melalui kementerian terkait mendorong pelaku UKM di Indonesia untuk go digital melalui program UKM Go Online dengan cara memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan potensi bisnis.
A A A
JAKARTA - Usaha Kecil dan Menengah (UKM) merupakan pilar ekonomi nasional yang sangat penting dan akan menjadi tumpuan masa depan ekonomi Indonesia. Era Revolusi Industri 4.0 menuntut pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) memahami dan menguasai teknologi informasi dan komunikasi. Pelaku UKM harus lihai mendigitalisasi layanan memanfaatkan platform online dalam mengembangkan usaha dan memasarkan produknya untuk dapat bersaing dengan pengusaha dari seluruh dunia.

Pemerintah melalui kementerian terkait mendorong pelaku UKM di Indonesia untuk go digital melalui program UKM Go Online dengan cara memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan potensi bisnis. Tentu saja ada tantangan yang akan dihadapi oleh pelaku UKM ketika mulai go digital, tidak hanya terkait pemasaran tetapi juga ancaman serangan siber.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Pusat Operasi Keamanan Siber Nasional selama periode bulan Januari-November 2020, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mendeteksi terjadinya serangan siber hingga lebih dari 423 juta serangan. Sementara menurut Verizon 2019 Data Breach Investigations Report, 43% dari serangan siber menarget UKM dan hanya 14% UKM yang sudah mempersiapkan diri menghadapi ancaman tersebut.

Untuk melindungi keamanan siber sektor UKM dalam transformasi digital Indonesia, BSSN menyusun alat pengukuran pengelolaan keamanan siber sebagai penunjang pembangunan kapasitas keamanan siber UKM. Alat pengukuran pengelolaan keamanan siber yang diperuntukan bagi UKM itu bernama Penilaian Mandiri Keamanan Informasi (PAMAN KAMI) yang diluncurkan pada September lalu. Program ini merupakan kerja sama antara BSSN dengan Kementerian Koperasi dan UKM.

Kepala Badan Siber dan Sandi Negara Letien TNI (Purn) Hinsa Siburian mengatakan, saat ini pelaku UKM banyak memanfaatkan media siber seperti media sosial, website dan marketplace platform dalam menjalankan usahanya. Selain mempermudah pemasaran, pemanfaatan media siber juga membantu mengefisienkan waktu, biaya tempat usaha dan berbagai biaya lainnya.

Namun di satu sisi, ancaman siber dapat menyasar usaha yang memanfaatkan media digital dan mengakibatkan timbulnya kerugian bagi para pelaku atau pemilik usaha, mulai dari kerugian reputasi hingga kerugian finansial.

PAMAN KAMI merupakan solusi praktis yang ditawarkan BSSN bagi UKM di seluruh Indonesia. Namun lanjut Hinsa, tak menutup kemungkinan pedoman ini juga ditawarkan kepada masyarakat dunia melalui forum-forum ekonomi internasional.

“Peluncuran PAMAN KAMI ini merupakan bentuk perhatian BSSN terhadap keamanan informasi bagi UKM di era digital, sehingga pelaku UKM tetap merasa aman dan terlindungi,” kata Hinsa.

Dengan memanfaatkan Paman Kami, para pelaku UMKM dapat menerapkan prinsip-prinsip keamanan siber agar usaha yang dilakukannya melalui ruang siber dapat berjalan dengan aman. Terlebih, permasalahan yang dihadapi oleh UMKM saat go online tidak hanya masalah pemasaran, tetapi juga ancaman siber yang paling banyak mengintai informasi atau data milik mereka, khususnya data pribadi.

Direktur Proteksi Ekonomi Digital BSSN, Anton Setiyawan menjelaskan, program PAMAN KAMI berfokus pada 25 langkah keamanan informasi. Perumusan berbagai langkah keamanan yang ditera dalam instrumen tersebut disusun berdasarkan Cybersecurity Framework yang terdiri dari identifikasi, proteksi, deteksi, respons dan pemulihan.

“PAMAN KAMI sangat generik sehingga pedoman penilaian ini juga dapat digunakan pada negara dengan profil yang mirip dengan Indonesia,” ungkap Anton.

Dijelaskan Anton, PAMAN KAMI dapat digunakan oleh pelaku UKM sebagai langkah awal memeriksa status keamanan sistem informasi usaha yang digunakan serta menentukan upaya pencegahan maupun penanggulangan insiden serangan siber.

Sekadar informasi, untuk menggunakan PAMAN KAMI, para pelaku UKM hanya perlu mengisi beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan sistem keamanan informasinya, setelah itu pemohon akan mendapatkan hasil atau poin yang menandakan sistem keamanan informasi sudah baik atau belum. Jika mendapatkan 100 poin artinya sempurna, 90-99 poin artinya sudah baik, 70-89 poin artinya cukup, dan 50-69 poin artinya kurang. Artinya masih perlu melakukan perbaikan hingga sempurna.
(alf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Tiba di Indonesia, 78...
Tiba di Indonesia, 78 WNI Korban Perdagangan Manusia di Myanmar Direhabilitasi
RUU Keamanan Siber Penting...
RUU Keamanan Siber Penting untuk Lindungi Anak dari Ancaman Digital
Bangun Pemerintahan...
Bangun Pemerintahan yang Kuat dan Akuntabel, BSSN Perkuat Sinergi dengan BPK
Picu Polemik, RUU KKS...
Picu Polemik, RUU KKS Sebaiknya Tidak Digabung
RUU Keamanan dan Ketahanan...
RUU Keamanan dan Ketahanan Siber Rampung Dibahas Pemerintah, Draf Dikirim ke Istana
Ancaman Siber di Era...
Ancaman Siber di Era AI Meningkat, BDO Indonesia Dorong Integrasi AI Governance dan Perlindungan Data
Perkuat Keamanan Siber...
Perkuat Keamanan Siber Nasional, Teknologi dari Korsel Dihadirkan
18 Juta Serangan Siber...
18 Juta Serangan Siber Mengguncang Asia Tenggara, Indonesia Diserang 3 Juta Kali
Rekomendasi
Tips MotionTrade: Lindungi...
Tips MotionTrade: Lindungi Data Pribadi Anda dari Ancaman Sniffing di Era Investasi Digital
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Berita Terkini
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Kejagung Tolak Permohonan...
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Terkait Kasus Korupsi MBG
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Infografis
Pangeran William Lindungi...
Pangeran William Lindungi Putri Charlotte Agar Tak Bernasib seperti Harry
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved