Klaim Menangi Lima Pilkada, Sekjen PDIP: Bukti Bali Adalah Basis

Sabtu, 12 Desember 2020 - 12:21 WIB
loading...
Klaim Menangi Lima Pilkada,...
Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyatakan, Pilkada Serentak 2020 yang digelar di enam wilayah di Provinsi Bali semakin mengukuhkan Pulau Dewata adalah basis PDIP.

Hasto mengatakan lima dari enam pilkada tersebut berhasil dimenangkan oleh kader murni partai. "Ini menjadi bukti bagaimana Bali secara kultural dan historis manjadi basis utama partai. Paling menarik adalah keberhasilan kader PDI Perjuangan merebut kemenangan di Pilkada Karangasem. Dalam perspektif spiritual, kemenangan di Karangasem sangat penting. Kemenangan di Karangasem semakin mendorong pentingnya membumikan falsafah Trihita Karana. Terlebih dengan kemenangan di Tabanan, Gianyar, Denpasar, Badung dan Bangli. Matur Suksma," tutur Hasto, Sabtu (12/12/2020).

Ketua DPD PDIP Provinsi Bali, I Wayan Koster menjelaskan lima pasangan calon yang diusung partai menjadi pemenang. Mereka I Komang Gede Sanjaya-I Made Edi Wirawan (Tabanan), I Gede Dana-I Wayan Artha Dipa (Karangasem), Sang Nyoman Sedana Artha-I Wayan Diar (Bangli), I Gusti Ngurah Jayanegara-I Kadek Agus Arya Wibawa (Denpasar), I Nyoman Giri Prasta-I Ketut Suiasa (Badung).

"Kerja kader serta simpatisan partai kita sangat militan dan masyarakat juga punya harapan besar kepada calon kita. Calon yang kita usung adalah aspirasi dari bawah, yang kemudian diperjuangkan oleh Mas Prananda (Prananda Prabowo) untuk mendapat persetujuan dari Ibu Ketua Umum. Selama ini Mas Prananda memang unsur DPP yang sangat memperhatikan Bali," tutur Koster.(Baca juga: Menang Mutlak di Pilkada 2020, PDIP Apresiasi Kader Jateng dan DIY )

"Mas Prananda selalu memberi arahan untuk mengonsolidasikan partai agar semua bekerja dengan gotong royong dan membangun sinergi bersama masyarakat. Itu arahan Mas Prananda yang sejalan dengan ajaran Bung Karno serta Ibu Megawati," lanjutnya,

Masih soal Karangasem, kata dia, PDIP mengakui bahwa kemenangannya istimewa. Sebab yang dilawan adalah pasangan petahana. I Gede Dana-I Wayan Artha Dipa juga 'dikeroyok' oleh 70 persen partai politik yang mendukung lawan. Selain itu, secara finansial, pasangan dari PDI Perjuangan menghadapi lawan yang kemampuannya sangat besar.(Baca juga: Ganjar Puncaki Survei Calon Presiden 2024, Politikus PDIP: Bagus... )

"Kekuatan kebersatuan dengan rakyat yang kita usung membuat kita yang justru jadi pemenang di Karangasem," tutur dia.

Dia menambahkan, yang kalah cuma di Jembrana. Dan menurut Koster, pasangan calon yang diusung partainya hanya kurang beruntung saja di saat-saat akhir jelang pencoblosan. Tentu hal ini akan menjadi bahan evaluasi DPD PDI Perjuangan Bali. Namun hal tersebut tak mengurangi bahwa 'Bali tetap Merah'.

"Bali tetap merah. Kita dominan. Dulu Karangasem dan Klungkung yang tak dipimpin PDI Perjuangan. Tapi sekarang keduanya dapat. Apalagi semua kepala daerahnya adalah kader murni PDI Perjuangan," jelas dia.

Koster menegaskan para calon kepala daerah pemenang itu adalah kader partai. Baik itu yang di Bangli, Denpasar, Badung, Tabanan, maupun Karangasem.

Dia berharap agar para calon kepala daerah yang jadi pemenang untuk tetap mengingat, selesai dari pesta demokrasi ini memiliki tugas menghadapi penanganan pandemi covid-19 beserta dampaknya.

"Saya harap semuanya harus siap bekerja keras, bersinergi dengan Pemerintahan Provinsi dan Pemerintahan Pusat melaksanakan kebijakan yang dikeluarkan. Bupati dan wali kota se-Bali harus menjalankan kebijakan, disiplin, dan tertib," tandasnya.

Hasto menyampaikan, kemenangan kader-kader PDIP di Bali tidak lepas dari sisi hidup keluarga Bung Karno dan Megawati Soekarnoputri.

"Bung Karno dan Ibu Megawati Soekarnoputri memang memiliki daya hidup dengan masyarakat Bali. Ibu dari Bung Karno atau nenek dari Ibu Megawati ialah Ida Ayu Nyoman Rai yang merupakan bangsawan dari Buleleng. Namun, tidak berhenti pada aspek historis. Dari aspek filosofis misalnya, kami banyak diajarkan tentang Tat Twam Asi, aku adalah engkau, engkau adalah aku," tutur Hasto.

Politikus asal Yogyakarta ini juga mengatakan, saat ini Bali merupakan daerah destinasi dengan panorama indah dan penuh nuansa berkebudayaan, namun paling terdampak akibat pandemi Covid-19.

"Karena itu, partai memerintahkan kepada calon kepala daerah yang menang agar segera bergotong royong menemukan solusi bersama. Gunakan pendekatan berdasarkan kearifan dan kebudayaan lokal. Lalu kolaborasikan dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat. Kita harus bergotong royong membantu rakyat agar bersama-sama keluar dari pandemi Covid-19 ini," tuturnya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Putusan MK, Irman...
Usai Putusan MK, Irman Gusman: Saatnya Akhiri Debat Prosedural, Fokus pada Kualitas Demokrasi Daerah
PDIP: Tingginya Biaya...
PDIP: Tingginya Biaya Politik Tuntas dengan Perbaikan Regulasi, Bukan Pilkada Tak Langsung
Survei Puspoll Indonesia:...
Survei Puspoll Indonesia: Lebih dari 80 Persen Masyarakat Dukung Pilkada Langsung
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
Din Syamsuddin Ungkap...
Din Syamsuddin Ungkap Bung Karno Tokoh Dikagumi Dunia Internasional
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Kondisi Fiskal dan Moneter...
Kondisi Fiskal dan Moneter RI Disentil PDIP: Utang Harus Dibayar dengan Utang
Dua Legislator PDIP...
Dua Legislator PDIP Desak Kementerian PU Tegur Kontraktor Sekolah Rakyat di Muncar
Demo Rusuh Guncang Georgia,...
Demo Rusuh Guncang Georgia, Massa Serbu Istana Presiden
Rekomendasi
Unggahan Nycta Gina...
Unggahan Nycta Gina soal Kebakaran Dekat Rumah Tuai Kritik, Ini Penyebabnya
Adab Suami Istri agar...
Adab Suami Istri agar Rumah Tangga Samawa, Imam Ghazali: Bukan Sekadar Tidak Menyakiti
Pramono Yakin Obligasi...
Pramono Yakin Obligasi Daerah Tak Akan Bebani Gubernur Selanjutnya
Berita Terkini
Di Forum ASEAN, Indonesia...
Di Forum ASEAN, Indonesia Perkuat Kepemimpinan Pengelolaan Hutan Lestari
Zainal Arifin Usul Ambang...
Zainal Arifin Usul Ambang Batas Parlemen Dihitung Pakai Basis Kemenangan Partai di Daerah
Antisipasi El Nino Godzilla,...
Antisipasi El Nino Godzilla, Perlu Langkah Cepat Cegah Karhutla dengan Kampanye Masif
Prabowo Panggil Menhut...
Prabowo Panggil Menhut hingga Kepala BMKG, Bahas Karhutla Musim Kemarau
Soroti Pelemahan Rupiah...
Soroti Pelemahan Rupiah hingga Kenaikan Harga Minyak, Hary Tanoesoedibjo: Masyarakat Bawah Paling Terpukul
4 Kapolda Jebolan Akpol...
4 Kapolda Jebolan Akpol 1995 Teman Seangkatan Kadiv Propam Irjen Abdul Karim
Infografis
Ilmuwan Klaim Temukan...
Ilmuwan Klaim Temukan Bukti Peradaban Kuno di Planet Mars
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved