Berubahnya Kebiasaan Masyarakat dalam Mencari Berita

Kamis, 10 Desember 2020 - 23:29 WIB
loading...
Berubahnya Kebiasaan...
Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Masyarakat saat ini telah mengubah kebiasaannya dalam mencari informasi dan berita . Saat ini, masyarakat berlomba-lomba dalam kecepatan mendapatkan informasi dan berita mengenai kejadian yang terjadi saat ini.

Hal itu disampaikan Managing Director MNC Portal Indonesia Rafael Utomo dalam diskusi bertajuk 'Kiat Industri Media Bertahan di Tengah Pandemi dengan Tetap Menerapkan Protokol Kesehatan', Kamis (10/12/2020).

"Untuk informasi yang diterima saat ini oleh masyarakat adalah kecepatan. Nah, di sini muncul behavior baru mereka mulai mencari berita menggunakan internet dengan berbagai platform tentunya baik itu portal ataupun sosial media," ujar Rafael Utomo.

Rafael mengungkapkan, saat ini industri media masih didominasi oleh televisi diikuti dengan penggunaan internet. Sementara, bisnis konvensional misal koran, majalah, radio dan juga bioskop ataupun sinema itu mulai turun meskipun memang beberapa tetap masih mempertahankan terutama koran.

(Baca juga: Media Massa Harus Menjadi Penjernih di Tengah Banjir Informasi COVID-19 ).

"Kami juga memiliki newspaper yang kami pertahankan karena untuk indepth itu di bisnis newspaper tentunya bisa lebih dalam mengupas suatu masalah," ungkapnya.
Berubahnya Kebiasaan Masyarakat dalam Mencari Berita

Managing Director MNC Portal Indonesia Rafael Utomo dalam diskusi bertajuk 'Kiat Industri Media Bertahan di Tengah Pandemi dengan Tetap Menerapkan Protokol Kesehatan', Kamis (10/12/2020).

Dirinya juga melihat ada perbedaan masyarakat terhadap industri media demi mendapatkan informasi dan berita. Dahulu banyak masyarakat mendapatkan informasi dengan diawali pagi hari menonton televisi dan juga membaca koran.

"Kalau waktu awal kita lihat semua orang behavior-nya pada pagi hari kita bangun pagi ada yang baca koran atau ada juga yang melihat tv. Kalau dulu kami punya di RCTI itu Seputar Indonesia Pagi, orang melihat berita apa sih yang update hari ini, lalu newspaper ada berita apa sih yang kemarin terjadi," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Boni Hargens: Keterbukaan...
Boni Hargens: Keterbukaan Kapolri Perkuat Relasi Negara dan Masyarakat
Pemerintah Gandeng Homeless...
Pemerintah Gandeng Homeless Media, Dewan Pers: Mereka Jangan Menjadi Humas
Komdigi: Pers sebagai...
Komdigi: Pers sebagai Benteng Pertahanan Melawan Hoaks dan Disinformasi
Komaruddin Hidayat:...
Komaruddin Hidayat: Pers Masih Jadi Rujukan Utama Masyarakat di Tengah Ledakan Informasi
Menkomdigi: Media Konvensional...
Menkomdigi: Media Konvensional Harus Tetap Eksis di Tengah New Media
Perkuat Kesiapan Kerja,...
Perkuat Kesiapan Kerja, SGU Jalin Kolaborasi dengan Industri Media
Paling Lengkap, Cepat,...
Paling Lengkap, Cepat, Akurat & Terpercaya, Tonton Beragam Channel Berita di VISION+
Media Nasional Terancam,...
Media Nasional Terancam, SPS Desak Pemerintah Tinjau Ulang Perjanjian Dagang RI-AS Terkait Digital
Hadiri HPN, 2026 Pilar...
Hadiri HPN, 2026 Pilar Saga: Perkuat Peran Pers Hadapi Era Digital dan AI
Rekomendasi
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved