Membuka Tabir Petaka Kilometer 50 Harus Objektif

Kamis, 10 Desember 2020 - 05:24 WIB
loading...
Membuka Tabir Petaka...
Masyarakat masih bertanya-tanya fakta sebenarnya dari kejadian penembakan enam orang anggota FPI hingga tewas oleh polisi di ruas tol Japek pada Senin, 7 Desember 2020 dini hari.
A A A
SENIN, 7 Desember 2020 dini hari, enam anak muda laskar Front Pembela Islam (FPI) tewas diterjang timah panas. Keenamnya merupakan pengawal Habib Rizieq Shihab (HRS) yang dini hari itu hendak melakukan pengajian keluarga di sebuah tempat di Jawa Barat. Penyebab tewasnya enam anak muda itu hingga sekarang masih simpang-siur. Versi polisi, sepeti yang diungkapkan Polda Metro Jaya, keenamnya melakukan penyerangan kepada petugas dengan menggunakan pistol jenis revolver di kilometer 50 tol Jakarta-Cikampek (Japek).

Terjadi adu tembak antara keenamnya dengan petugas sehingga menyebabkan semua korban tewas. Versi lain diungkapkan oleh FPI bahwa keenamnya diculik oleh Orang Tak Dikenal (OTK) dan dieksekusi di sebuah tempat. Masyarakat pun disuguhi saling klaim antara kedua belah pihak. Polisi bersikukuh para pengawal HRS memiliki senjata api, sedangkan FPI dengan tegas menyatakan para pengawal HRS tak dibekali dengan senjata apa pun.

Masyarakat tentu bertanya, bagaimana mungkin kejadian tembak-menembak bak film Holywood di ruas tol tersibuk di Indonesia itu tak ada saksi mata yang melihat? Ruas tol Japek merupakan ruas tol utama yang menghubungkan Jakarta ke berbagai kota lainnya di Jawa. Bahkan, di ruas tol itu, mengutip data Jasa Marga sebagai operator tol, mobil yang melintas ribuan unit per jam. Ruas tol Japek juga dilengkapi dengan kamera CCTV, selain untuk memantau arus lalu-lintas, CCTV itu juga berfungsi memantau pelanggar kecepatan maksimum yang sudah ditentukan.

Anehnya, saat kejadian, banyak CCTV yang tidak beroperasi. Menjadi pertanyaan masyarakat, ruas tol tersibuk dan terpadat di Tanah Air, operatornya abai terhadap fitur yang seharusnya selalu dalam kondisi siaga setiap saat.

Lalu, siapakah pelaku penembakan yang oleh FPI disebut sebagai OTK itu? Versi polisi, mereka adalah petugas yang membela diri karena diserang. Namun, polisi tak menjelaskan dari satuan mana mereka berasal dan apa tugas yang diberikan kepada tim tersebut. Apakah dari satuan Keamanan Negara, Intelkam, ataukah Jatanras? Pihak kepolisian masih belum membuka secara gamblang kejadian di malam yang mematikan itu.

Masyarakat tentu ingin hukum ditegakkan secara adil. Apabila ada oknum-oknum di dalam FPI bersalah dan melakukan pelanggaran hukum, wajib diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Sebaliknya, apabila oknum petugas menyalahi prosedur, tentu wajib mendapatkan perlakuan yang sama di muka hukum. Penegakan hukum yang objektif dan adil merupakan amanat reformasi yang diperjuangkan dengan korban jiwa pada 1998 silam. Masyarakat menunggu, tabir yang masih menutupi petaka dini hari di kilometer 50 itu dibuka secara terang benderang. (*)
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Momen Wamenaker Immanuel...
Momen Wamenaker Immanuel Ebenezer Duduk Bersebelahan dengan Habib Rizieq di Petamburan
Bertemu Habib Rizieq,...
Bertemu Habib Rizieq, Dasco Pastikan Tak Bahas Politik
Sufmi Dasco Bertemu...
Sufmi Dasco Bertemu Habib Rizieq, Ada Apa?
Habib Rizieq Gerakkan...
Habib Rizieq Gerakkan Kiai hingga Ustaz Doakan Pelaku Kasus KM 50 Hancur Dunia Akhirat
Habib Rizieq Singgung...
Habib Rizieq Singgung Kasus KM 50: Saya Akan Kejar Mereka dari Dunia sampai Akhirat
Habib Rizieq Bebas Murni...
Habib Rizieq Bebas Murni Besok, Ini Penjelasan Kemenkumham
50.342 Kendaraan dari...
50.342 Kendaraan dari Arah Trans Jawa Kembali ke Jakarta
Lalu Lintas Normal,...
Lalu Lintas Normal, Contraflow KM 55-KM 65 Arah Cikatama Dihentikan
Korlantas Terapkan Contraflow...
Korlantas Terapkan Contraflow 2 Lajur di KM 70-KM 47 Tol Jakarta-Cikampek
Rekomendasi
Telkom Runners Teguhkan...
Telkom Runners Teguhkan Semangat BISA pada Peringatan HUT Ke-61 Telkom Indonesia
Ini Pemicu Utama Serangan...
Ini Pemicu Utama Serangan AS ke Iran
Heboh! Wanita Ini Mengaku...
Heboh! Wanita Ini Mengaku Istri Siri Vicky Prasetyo dan Ditelantarkan saat Hamil
Berita Terkini
Prabowo Beri Pelukan...
Prabowo Beri Pelukan Hangat Modi, Antar Kepulangan di Bandara YIA
Nadiem Makarim Serahkan...
Nadiem Makarim Serahkan Memori Banding setelah Divonis 10 Tahun Penjara
Sidang Lengkap IV Dewan...
Sidang Lengkap IV Dewan Hisbah 2026, Ketum Persis: Fatwa Harus Jadi Solusi Umat
Petisi Ahli Sampaikan...
Petisi Ahli Sampaikan Aspirasi Organisasi Advokat ke Ketua Baleg DPR
Kejagung Bongkar Modus...
Kejagung Bongkar Modus Rekayasa Uji Lab untuk Ekspor Ilegal Logam Tanah Jarang
Legislator PKB Dukung...
Legislator PKB Dukung Danantara Bongkar Dugaan Fraud Bertahun-tahun di Pos Indonesia
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved