Lewat Pidato, Puan 'Sentil' Pemerintah soal Penanganan Covid-19
Selasa, 12 Mei 2020 - 22:03 WIB
loading...
Ketua DPR Puan Maharani saat berpidato dalam penutupan Masa Sidang III tahun 2019-2020 di Rapat Paripurna DPR di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (12/5/2020). Foto/dpr.go.id
A
A
A
JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani mengkritik pemerintah terkait sejumlah kebijakan penanganan pandemi virus Corona (Covid-19).
Puan menyoroti soal penetapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), pelonggaran PSBB, kegamangan pemerintah atas penyelamatan ekonomi atau kesehatan serta kebijakan Covid-19 yang dinilainya tidak terintegrasi di internal pemerintah.
“Pemerintah perlu melakukan kajian komprehensif dan cermat berbasiskan data. Sama halnya seperti ketika pemerintah menerapkan prinsip kehati-hatian dalam memutuskan sebuah daerah menjalankan PSBB, maka prinsip yang sama perlu diterapkan sebelum memutuskan untuk melonggarkan PSBB di sebuah daerah,” kata Puan ketika berpidato penutupan Masa Sidang III tahun 2019-2020 di Rapat Paripurna DPR di Ruang Paripurna, Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (12/5/2020).
Puan menuturkan, ini bukan tentang memilih antara roda ekonomi atau roda kesehatan, melainkan mencari keseimbangan agar kedua roda tersebut dapat bergerak di tengah pandemi Covid-19.
“Hal ini perlu menjadi perhatian agar tidak terjadi lonjakan peningkatan kasus infeksi Covid-19 yang akan semakin memperpanjang ancaman Covid-19,” ujarnya.(Baca juga: Jumlah Positif Corona Diprediksi Naik Pekan Depan, Ini Penyebabnya )
Puan menyoroti soal penetapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), pelonggaran PSBB, kegamangan pemerintah atas penyelamatan ekonomi atau kesehatan serta kebijakan Covid-19 yang dinilainya tidak terintegrasi di internal pemerintah.
“Pemerintah perlu melakukan kajian komprehensif dan cermat berbasiskan data. Sama halnya seperti ketika pemerintah menerapkan prinsip kehati-hatian dalam memutuskan sebuah daerah menjalankan PSBB, maka prinsip yang sama perlu diterapkan sebelum memutuskan untuk melonggarkan PSBB di sebuah daerah,” kata Puan ketika berpidato penutupan Masa Sidang III tahun 2019-2020 di Rapat Paripurna DPR di Ruang Paripurna, Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (12/5/2020).
Puan menuturkan, ini bukan tentang memilih antara roda ekonomi atau roda kesehatan, melainkan mencari keseimbangan agar kedua roda tersebut dapat bergerak di tengah pandemi Covid-19.
“Hal ini perlu menjadi perhatian agar tidak terjadi lonjakan peningkatan kasus infeksi Covid-19 yang akan semakin memperpanjang ancaman Covid-19,” ujarnya.(Baca juga: Jumlah Positif Corona Diprediksi Naik Pekan Depan, Ini Penyebabnya )
Lihat Juga :