Penembakan 6 Anggota FPI, Demokrat: Publik Berhak Dapat Informasi Benar
Rabu, 09 Desember 2020 - 12:51 WIB
loading...
tua Departemen Hukum dan HAM DPP Partai Demokrat, Didik Mukrianto. Foto/dpr.go.id
A
A
A
JAKARTA - Peristiwa tewasnya enam anggota Front Pembela Islam (FPI) menjadi sorotan luas. Hingga kini peristiwa yang terjadi di Tol Jakarta-Cikampek, Senin 7 Desember 2020 dini hari itu menjadi polemik dan diskusi publik.
Hal tersebut terjadi akibat informasi yang beredar simpang siur. Kondisi ini dianggap memprihatinkan. Publik dinilai memiliki hak untuk mendapatkan penjelasan sangat terang, jujur dan obyektif.
"Banyak dikursus, banyak persepektif dan banyak spekulasi yang berkembang menanggapi keterangan polisi, anggota FPI dan masyarakat lainnya. Secara umum masyarakat bisa menilai dan menganalisa dalam perspektif dan logikanya masing-masing yang belum menjadi pemahaman bersama secara utuh akan standing peristiwa dan kebenarannya," kata Anggota Komisi III DPR dari Partai Demokrat, Didik Mukrianto kepada wartawan, Rabu (9/12/2020).
Ketua Departemen Hukum dan HAM DPP Partai Demokrat ini juga mengakui peristiwa ini cukup mengagetkan dan menyentak semua pihak. Begitu mudah dan murahnya nyawa anak bangsa melayang sia-sia. Dirinya pun sangat memahami diskursus dan perspektif masyarakat karena Indonesia adalah negara hukum yang sangat demokratis.
"Menjadi hak publik untuk mendapat informasi benar, hak masyarakat juga untuk mendapatkan keadilan, apalagi menjadi pemahaman kita bersama bahwa tanggung jawab Polri selain melakukan penegakan hukum yang adil, juga wajib menjaga ketertiban dan keamanan, serta memberikan pengayoman perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat," kata Didik. (Baca juga: 6 Anggota FPI Ditembak Mati, Komnas HAM Dapatkan Fakta Baru di TKP )
Hal tersebut terjadi akibat informasi yang beredar simpang siur. Kondisi ini dianggap memprihatinkan. Publik dinilai memiliki hak untuk mendapatkan penjelasan sangat terang, jujur dan obyektif.
"Banyak dikursus, banyak persepektif dan banyak spekulasi yang berkembang menanggapi keterangan polisi, anggota FPI dan masyarakat lainnya. Secara umum masyarakat bisa menilai dan menganalisa dalam perspektif dan logikanya masing-masing yang belum menjadi pemahaman bersama secara utuh akan standing peristiwa dan kebenarannya," kata Anggota Komisi III DPR dari Partai Demokrat, Didik Mukrianto kepada wartawan, Rabu (9/12/2020).
Ketua Departemen Hukum dan HAM DPP Partai Demokrat ini juga mengakui peristiwa ini cukup mengagetkan dan menyentak semua pihak. Begitu mudah dan murahnya nyawa anak bangsa melayang sia-sia. Dirinya pun sangat memahami diskursus dan perspektif masyarakat karena Indonesia adalah negara hukum yang sangat demokratis.
"Menjadi hak publik untuk mendapat informasi benar, hak masyarakat juga untuk mendapatkan keadilan, apalagi menjadi pemahaman kita bersama bahwa tanggung jawab Polri selain melakukan penegakan hukum yang adil, juga wajib menjaga ketertiban dan keamanan, serta memberikan pengayoman perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat," kata Didik. (Baca juga: 6 Anggota FPI Ditembak Mati, Komnas HAM Dapatkan Fakta Baru di TKP )
Lihat Juga :