Pilkada Serentak 2020, Covid-19 dan Politik Uang Bisa Pengaruhi Partisipasi Pemilih
Rabu, 09 Desember 2020 - 11:16 WIB
loading...
A
A
A
"Saat ini kita tahu bersama beberapa daerah sudah masuk musim penghujan dengan intensitas yang cukup lama, ini bisa bikin pemilih jadi 'mager' ke bilik suara. Apalagi takut corona," ujar dia.
Di samping itu, ada faktor lain yang juga cukup memengaruhi partisipasi pemilih yakni potensi politik uang yang masih menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Menurutnya, bagi sebagian masyarakat melihat politik uang sebagai sesuatu yang 'jamak' terjadi, tapi bagi sebagaian yang lain, dugaan politik uang ikut menyeret kepercayaan publik.
(Baca juga: Pilkada di Tengah Pandemi, Jokowi: Selamat Memilih, Jangan Lalai Pakai Masker ).
"Dampaknya, warga merasa suaranya tak lagi dihargai karena potensi-potensi itu. Aku pikir 'siraman' politik uang membuat warga males datang ke TPS-TPS. Jadi aku ingatkan, jangan sekali-kali beli kucing dalam karung. Sebab kalo kucingnya keluar, kamu bisa digigit," pungkasnya.
Di samping itu, ada faktor lain yang juga cukup memengaruhi partisipasi pemilih yakni potensi politik uang yang masih menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Menurutnya, bagi sebagian masyarakat melihat politik uang sebagai sesuatu yang 'jamak' terjadi, tapi bagi sebagaian yang lain, dugaan politik uang ikut menyeret kepercayaan publik.
(Baca juga: Pilkada di Tengah Pandemi, Jokowi: Selamat Memilih, Jangan Lalai Pakai Masker ).
"Dampaknya, warga merasa suaranya tak lagi dihargai karena potensi-potensi itu. Aku pikir 'siraman' politik uang membuat warga males datang ke TPS-TPS. Jadi aku ingatkan, jangan sekali-kali beli kucing dalam karung. Sebab kalo kucingnya keluar, kamu bisa digigit," pungkasnya.
(zik)
Lihat Juga :