Pilkada Serentak 2020, Hak Pilih Kelompok Rentan Berpotensi Hilang
Rabu, 09 Desember 2020 - 10:18 WIB
loading...
A
A
A
Komnas HAM menilai kelompok rentan, seperti tahanan, warga binaan, dan pasien Covid-19, berpotensi kehilangan hak pilihnya. Ada banyak penyebabnya, antara lain, masalah perekaman kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) yang belum selesai dan keterbatasan alat pelindung diri (APD).
(Baca: Hari Ini Coblosan Pilkada Serentak, Ingat 6 Tata Cara Ini demi Tangkal Covid-19)
Hairansyah mengatakan hanya ada satu hazmat bagi kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang ke rumah sakit rujukan Covid-19. Jumlah itu tentu tidak memadai.
“Penyelenggara tenaga kesehatan dan fasilitas rumah sakit telah dilakukan, tetapi kondisi factual kini ada kenaikan pasien Covid-19. Pengendalian belum maksimal di berbagai daerah, termasuk yang menyelenggarakan pilkada,” pungkasnya.
(Klik ini untuk ikuti survei SINDOnews tentang Calon Presiden 2024)
(Baca: Hari Ini Coblosan Pilkada Serentak, Ingat 6 Tata Cara Ini demi Tangkal Covid-19)
Hairansyah mengatakan hanya ada satu hazmat bagi kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang ke rumah sakit rujukan Covid-19. Jumlah itu tentu tidak memadai.
“Penyelenggara tenaga kesehatan dan fasilitas rumah sakit telah dilakukan, tetapi kondisi factual kini ada kenaikan pasien Covid-19. Pengendalian belum maksimal di berbagai daerah, termasuk yang menyelenggarakan pilkada,” pungkasnya.
(Klik ini untuk ikuti survei SINDOnews tentang Calon Presiden 2024)
(muh)
Lihat Juga :