Romo Sebut Tindakan Aparat Kepolisian Terhadap 6 Anggota FPI Melanggar Hukum

Rabu, 09 Desember 2020 - 03:01 WIB
loading...
Romo Sebut Tindakan...
Anggota Komisi III DPR Romo M Syafii mengatakan, apa yang dilakukan aparat kepolisian terhadap enam orang ini jelas-jelas melanggar hukum (abuse of power). Foto/Ist
A A A
Kasus penembakan aparat kepolisian yang menewaskan enam laskar khusus Front Pembela Islam (FPI) di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek menuai kritik tajam dari publik.

(Baca juga : Membanggakan, Perwira TNI Ini Jadi Siswa Terbaik Sekolah Bahasa Korsel )

Anggota Komisi III DPR Romo M Syafii mengatakan, apa yang dilakukan aparat kepolisian terhadap enam orang ini jelas-jelas melanggar hukum (abuse of power). ”Sebab telah mengakibatkan melayangnya nyawa rakyat Indonesia yang harusnya mereka lindungi, ini berarti sudah terjadi pelanggaran berat (extra judicial killing) dan ini melanggar Hak Asasi Manusia,” ucapnya. (Baca juga: Penembakan Anggota FPI, Cak Nun Sarankan Jokowi-Habib Rizieq Bicara 4 Mata)

Romo mendesak pemerintah membentuk tim independen pencari fakta. Sebab tindakan tersebut sudah masuk dalam pelanggaran berat terhadap kemanusiaan. Tidak hanya itu, Romo juga meminta Komnas HAM untuk turun menuntaskan permasalahan ini dan mengungkap apa yang sebenarnya terjadi terhadap enam mujahid ini. (Baca juga: Tiba di Petamburan, Jenazah Laskar FPI Disambut Antusias Masyarakat)

”Karena berdasarkan pengakuan keluarga yang kita konfirmasi, mereka tidak pernah diberitahu kalau anaknya sudah menjadi korban. Artinya mereka tahu itu setelah mengetahui adanya pengumuman pihak kepolisian. Menurut saya selaku anggota Komisi III itu pernyataan sepihak dan tidak didahului dengan menunjukkan bukti-bukti yang mendukung statemen apa yang mereka lakukan,” ujarnya. (Baca juga: Orang Tua Laskar FPI: Ini Extra Judicial Killing, Sudahlah Jangan Diputar Kemana-mana)

Politikus Partai Gerindra ini melihat bahwa aparat kepolisian bertindak atas keinginannya dan tidak sesuai dengan aturan hukum. ”Itukah kenapa kami dengan Pak Fadli datang kemari untuk melihat sejauh apa penanganan korban. Pihak keluarga dengan tegas menyatakan tidak ingin dimandikan dan dikafani. Kalau mereka wafat karena melaksanakn kegiatan untuk menaati Allah, mereka ini syahid dan tidak perlu dimandikan,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pimpinan KPK Sempat...
Pimpinan KPK Sempat Diundang ke Polda Metro Soal Penanganan 3 Kasus Korupsi, Bahas Ambil Alih Perkara
Polisi Dalami Temuan...
Polisi Dalami Temuan Emas Batangan hingga Uang saat Geledah Rumah di Sentul
Terungkap, Polisi Amankan...
Terungkap, Polisi Amankan 15 Saksi saat Geledah 12 Lokasi
Beberkan Bukti Penggeledahan...
Beberkan Bukti Penggeledahan tapi Belum Tetapkan Tersangka, Polda Metro Jaya: Masih Pendalaman
Polri Belum Tetapkan...
Polri Belum Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
Jampidus Mengaku Tak...
Jampidus Mengaku Tak Paham Nama Dirinya Dikaitkan dengan Isu Blackout
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
Brimob Bersenjata Jaga...
Brimob Bersenjata Jaga Ketat Gedung Promoter Polda Metro Jaya Jelang Konferensi Pers Tiga Kasus Korupsi
Situasi Terkini Polda...
Situasi Terkini Polda Metro usai Penggeledahan, Brimob Bersenjata Masih Siaga
Rekomendasi
Semifinal Piala Dunia...
Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol, Inggris Tantang Argentina, Siapa Menang?
Erin Wartia Buka Suara...
Erin Wartia Buka Suara soal Ajakan Damai Mantan ART, Singgung Gugatan Rp1,1 Miliar
Tak Oper ke Haaland...
Tak Oper ke Haaland yang Berdiri Bebas, Sorloth Dituding Jadi Penyebab Norwegia Kalah
Berita Terkini
Mengapa Orang Baik Memilih...
Mengapa Orang Baik Memilih Diam?
Langkah Menhut Dinilai...
Langkah Menhut Dinilai Berhasil Pulihkan Kepercayaan Investor Perdagangan Karbon
Kejagung Pelajari Alat...
Kejagung Pelajari Alat Bukti Kasus Febrie Adriansyah dari Polri
MAKI Sebut Pelimpahan...
MAKI Sebut Pelimpahan Penanganan Perkara Febrie Ardiansyah Tabrak KUHAP Baru
Lantik Pengurus Golkar...
Lantik Pengurus Golkar Aceh, Bahlil Instruksikan Konsolidasi dan Tambah Kursi Legislatif
Belum Ditahan, di Mana...
Belum Ditahan, di Mana Febrie Adriansyah usai Jadi Tersangka Korupsi?
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved