Paguyuban Bisa Menjadi Wadah Perlindungan Buruh Migran
Selasa, 08 Desember 2020 - 12:44 WIB
loading...
A
A
A
(Baca: KKP Tangkap Kapal Maling Ikan Malaysia, Menteri SYL: Pengawasan Tak Pernah Kendor)
Perlidungan terhadap BMI, menurut Palupi, dapat dilakukan dengan sistem informasi, mekanisme pengaduan, dan penanganan yang efektif. “Ini negara harus bekerja sama dengan masyarakat, baik di dalam maupun luar negeri. Itu bisa dengan paguyuban. Mereka sudah banyak paguyuban sesuai daerah asal,” tuturnya.
Dia memaparkan pemerintah harus melakukan pengawasan terhadap agen-agen tenaga kerja. Tentu berani menerapkan sanksi yang tegas.
“Gimana mau menindak, pengawasan tidak ada. Di dalam negeri saja sangat minim. Apalagi di sektor migran yang begitu banyak celah. Absennya pengawasan terhadap agen ini membuat mudahnya perdagangan orang,” pungkasnya.
(Klik ini untuk ikuti survei SINDOnews tentang Calon Presiden 2024)
Perlidungan terhadap BMI, menurut Palupi, dapat dilakukan dengan sistem informasi, mekanisme pengaduan, dan penanganan yang efektif. “Ini negara harus bekerja sama dengan masyarakat, baik di dalam maupun luar negeri. Itu bisa dengan paguyuban. Mereka sudah banyak paguyuban sesuai daerah asal,” tuturnya.
Dia memaparkan pemerintah harus melakukan pengawasan terhadap agen-agen tenaga kerja. Tentu berani menerapkan sanksi yang tegas.
“Gimana mau menindak, pengawasan tidak ada. Di dalam negeri saja sangat minim. Apalagi di sektor migran yang begitu banyak celah. Absennya pengawasan terhadap agen ini membuat mudahnya perdagangan orang,” pungkasnya.
(Klik ini untuk ikuti survei SINDOnews tentang Calon Presiden 2024)
(muh)
Lihat Juga :