Sukseskan Pilkada Serentak, PGK Bentuk Relawan Sehat

Senin, 07 Desember 2020 - 17:18 WIB
loading...
Sukseskan Pilkada Serentak,...
Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) serentak akan dilaksanakan 9 Desember mendatang. Kekhawatiran terhadap penularan virus Corona terjadi di tengah masyarakat. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemilu Kepala Daerah ( Pilkada ) serentak akan dilaksanakan 9 Desember mendatang. Kekhawatiran terhadap penularan virus Corona (Covid-19) terjadi di tengah masyarakat. Di Indonesia, 575.796 korban telah terpapar pada Minggu 6 Desember. Data tersebut harus membuat masyarakat berhati-hati terhadap virus ini.

(Baca juga: Menteri Sosial Tersangka Korupsi, Warganet Ramai-ramai Sebut Luhut)

Melihat kondisi ini, Dewan Pengurus Pusat Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (DPP PGK) berinisiatif membentuk dan mendeklarasikan Relawan Pilkada Sehat dengan menggelar pawai budaya bertajuk "Pilkada Sukses, Terapkan Prokes. Masyarakat Sehat, Demokrasi Sehat", di Bundaran Patung Kuda, Jakarta, Senin (7/12/2020).

(Baca juga: Protokol Kesehatan Kunci Sukses Pilkada Serentak 2020)
Sukseskan Pilkada Serentak, PGK Bentuk Relawan Sehat

Koordinator Gerakan Pilkada Sehat DPP PGK, Dendi Budiman mengatakan potensi penularan Pandemi Covid-19 pada gelaran Pilkada sangat nyata. Hal ini harus diantisipasi oleh semua kalangan, baik penyelenggara, peserta Pilkada hingga masyarakat secara umum.

"Saya kira Pilkada tahun ini cukup beresiko menularkan pandemi. Untuk itu kita ingin gerakan Pilkada Sehat ini menjadi kesadaran bersama, bahwa memilih itu penting dan kesehatan masyarakat juga penting," jelas Dendi saat di Jakarta, Senin (7/12/2020).

Kata Dendi dengan adanya Relawan Pilkada Sehat yang diinisiasi oleh DPP PHK ini di harapkan dapat memberikan dampak nyata, sehingga gelaran Pilkada tetap berjalan lancar, aman, damai dan sehat serta menghasilkan pemimpin daerah yang secara serius membangun daerah.

Di kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal DPP PGK Riyan Hidayat, mengatakan kegiatan tersebut dalam rangka kampanye budaya mencegah penularan Covid19 khususnya pada gelaran Pilkada 9 Desember 2020 mendatang.

"Teman-teman dengan berpakaian adat dari 34 provinsi dan menggunakan bahasa daerah masing-masing mengajak masyarakat untuk membudayakan protokol kesehatan dalam kesehariannya. terlebih daerahnya yang sedang melaksanakan Pilkada, ucap Riyan.

Menurut Ryan, pihaknya memandang untuk menegakkan disiplin protokol kesehatan, akan sulit apabila dilakukan hanya dengan pendekatan penegakan hukum.

"Indonesia memiliki beratus ragam budaya, adat istiadat, serta bahasa. Oleh karena itu, Relawan Pilkada Sehat melaksanakan kegiatan ini dengan melakukan kampanye pendekatan budaya. Khususnya menjelang Pilkada Serentak 2020. Masyarakat harus terus diajak bersama membudayakan protokol kesehatan, dan bukan justru membudayakan pendekatan hukum yang cenderung memaksa, ungkap mantan Ketua BEM UIN Jakarta ini.

Di tengah perekonomian masyarakat yang masih terpuruk akibat pandemi, pendekatan hukum justru hanya akan memantik emosi publik sehingga menghadirkan gesekan bahkan konflik antara masyarakat dan negara.

"Rajin mencuci tangan, mengenakan masker, serta disiplin menjaga jarak harus membudaya dan membumi ditengah masyarakat dengan penuh kesadaran, bukan paksaan. Dan kita semua harus siap menjadi suri tauladannya", Tutup Riyan.

Seperti di ketahui, dalam pawai budaya Relawan Pilkada Sehat ini DPP PGK menyerukan penyelenggara Pilkada agar protokol kesehatan diterapkan secara ketat. KPU harus memastikan tersedianya 12 Alat Protokol Kesehatan di TPS (tempat cuci tangan dan sabun, hand sanitizer, sarung tangan plastik untuk pemilih, sarung tangan medis untuk petugas KPPS, masker, tempat sampah, face shield untuk petugas, alat pengukur suhu tubuh, disinfeksi lokasi pemilihan, tinta tetes, baju hazmat, dan ruangan khusus bagi pemilih yang bersuhu 37,3 derajat celcius).
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Kembali Diingatkan...
Pemerintah Kembali Diingatkan untuk Konsisten Tangani Covid-19
Update Covid-19: Positif...
Update Covid-19: Positif 4.258.560 Orang, 4.109.364 Sembuh dan 143.918 Meninggal
Pemerintah Diminta Pertimbangkan...
Pemerintah Diminta Pertimbangkan Lagi Rencana Tanpa Karantina Buat WNA
Banggar DPR Patuh pada...
Banggar DPR Patuh pada Putusan MK
Pemerintah Siapkan Sejumlah...
Pemerintah Siapkan Sejumlah Langkah Transisi Pandemi Menuju Endemi
PPKM Level 1 dan 2,...
PPKM Level 1 dan 2, Satgas Covid-19 Ingatkan Pandemi Belum Selesai
Sempat Dirawat Intensif,...
Sempat Dirawat Intensif, 2 Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia
Covid-19 Kian Mengganas...
Covid-19 Kian Mengganas di China, Rumah Sakit dan Rumah Duka Penuh
Provinsi Zhejiang di...
Provinsi Zhejiang di China Timur Alami 1 Juta Infeksi Covid-19 per Hari
Rekomendasi
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
Menteri Yandri Terbukti...
Menteri Yandri Terbukti Bantu Kemenangan Istri, Pilkada Serang Diulang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved