Menteri Juliari Tersangka, Kemensos: Program Bansos Tak Terganggu
Minggu, 06 Desember 2020 - 12:45 WIB
loading...
Kementerian Sosial memastikan program bantuan sosial bagi rakyat tidak akan terganggu pasca-operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK. Foto/ANTARA
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan program bantuan sosial bagi rakyat tidak akan terganggu pasca-operasi tangkap tangan yang dilakukan komisi pemberantasan korupsi (KPK).
Seperti diketahui, KPK telah menetapkan Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara dan sejumlah pejabat.
Sekretaris Jenderal Kemensos Hartono Laras menjelaskan, Kemensos akan terus berkerja keras untuk melaksanakan/menyelesaikan program bantuan sosial baik program reguler maupun program khusus dari sisa waktu anggaran 2020 yang akan segera berakhir.
Disamping itu, Kemensos juga mempersiapkan pelaksanaan program 2021 yang sudah harus berjalan mulai bulan Januari.
"Saat ini total anggaran kemensos sebesar Rp134,008 triliun dan realisasi sudah lebih dari 97,2% per-6 Desember 2020 atau tertinggi dari 85 Kementerian dan Lembaga. Ini yang kita kawal terus," katanya dalam siaran pers Hubungan Masyarakat Kemensos yang diterima SINDOnews, Minggu (6/12/2020).(Baca juga: M ensos Juliari Jadi Tersangka, Hasto: PDIP Hormati Proses Hukum KPK )
Sementara jumlah anggaran yang masuk skema program perlindungan sosial, baik yang reguler maupun non reguler (khusus), mencapai Rp128,78 triliun, realisasi juga lebih dari 98%.
Mengenai operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK, Hartono mengaku sangat prihatin terhadap proses hukum yang saat ini tengah terjadi di KPK dan memastikan untuk bekerja sama penuh serta membuka akses informasi yang diperlukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).(Baca juga: Mensos Tersangka Korupsi, Din Syamsuddin: KAMI Hanya Bisa Elus Dada )
Seperti diketahui, KPK telah menetapkan Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara dan sejumlah pejabat.
Sekretaris Jenderal Kemensos Hartono Laras menjelaskan, Kemensos akan terus berkerja keras untuk melaksanakan/menyelesaikan program bantuan sosial baik program reguler maupun program khusus dari sisa waktu anggaran 2020 yang akan segera berakhir.
Disamping itu, Kemensos juga mempersiapkan pelaksanaan program 2021 yang sudah harus berjalan mulai bulan Januari.
"Saat ini total anggaran kemensos sebesar Rp134,008 triliun dan realisasi sudah lebih dari 97,2% per-6 Desember 2020 atau tertinggi dari 85 Kementerian dan Lembaga. Ini yang kita kawal terus," katanya dalam siaran pers Hubungan Masyarakat Kemensos yang diterima SINDOnews, Minggu (6/12/2020).(Baca juga: M ensos Juliari Jadi Tersangka, Hasto: PDIP Hormati Proses Hukum KPK )
Sementara jumlah anggaran yang masuk skema program perlindungan sosial, baik yang reguler maupun non reguler (khusus), mencapai Rp128,78 triliun, realisasi juga lebih dari 98%.
Mengenai operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK, Hartono mengaku sangat prihatin terhadap proses hukum yang saat ini tengah terjadi di KPK dan memastikan untuk bekerja sama penuh serta membuka akses informasi yang diperlukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).(Baca juga: Mensos Tersangka Korupsi, Din Syamsuddin: KAMI Hanya Bisa Elus Dada )
Lihat Juga :