Berani Tangkap Mensos, Muhammadiyah Acungi Jempol Kinerja KPK
Minggu, 06 Desember 2020 - 12:31 WIB
loading...
A
A
A
Dalam hubungannya dengan kepemimpinan Presiden Jokowi, katanya, OTT dua menteri dalam Kabinet Indonesia Maju memiliki dua makna. Pertama, keterbukaan dan pembuktian Presiden yang tidak melindungi siapapun yang terbukti bersalah.
"Kedua, Presiden perlu melakukan evaluasi dan langkah serius terhadap integritas dan kinerja para menteri," tuturnya.
Dalam satu tahun pemerintahan, kata Mu'ti, menurut penilaian publik terdapat menteri yang kinerjanya di bawah standar, miss-match, dan di antaranya under capacity.
"Jabatan menteri terkait langsung dengan pelayanan dan pertanggungjawaban publik bagi kepentingan rakyat. Kasihan nasib rakyat yang semakin berat beban, baik karena pandemi, maupun berbagai persoalan hidup mereka karena negara tidak sungguh-sungguh hadir memecahkan masalah dan mengangkat nasib mayoritas rakyat bawah," tandasnya. (Baca juga: Mensos Tersangka Kasus Suap Bansos, Jajarannya Merasa Terpukul)
Ditambahkannya, posisi di pemerintahan melekat dengan kewajiban konstitusi dan hajat hidup rakyat yang harus dipertanggungjawabkan.
"Kedua, Presiden perlu melakukan evaluasi dan langkah serius terhadap integritas dan kinerja para menteri," tuturnya.
Dalam satu tahun pemerintahan, kata Mu'ti, menurut penilaian publik terdapat menteri yang kinerjanya di bawah standar, miss-match, dan di antaranya under capacity.
"Jabatan menteri terkait langsung dengan pelayanan dan pertanggungjawaban publik bagi kepentingan rakyat. Kasihan nasib rakyat yang semakin berat beban, baik karena pandemi, maupun berbagai persoalan hidup mereka karena negara tidak sungguh-sungguh hadir memecahkan masalah dan mengangkat nasib mayoritas rakyat bawah," tandasnya. (Baca juga: Mensos Tersangka Kasus Suap Bansos, Jajarannya Merasa Terpukul)
Ditambahkannya, posisi di pemerintahan melekat dengan kewajiban konstitusi dan hajat hidup rakyat yang harus dipertanggungjawabkan.
(kri)
Lihat Juga :