Pilpres 2024, Beranikah Ganjar Hengkang dari PDIP dan Lawan Titah Megawati?

Sabtu, 05 Desember 2020 - 11:11 WIB
loading...
Pilpres 2024, Beranikah...
Ganjar Pranowo dan jajaran pengurus BMI dan DPD PDIP Jateng menghadiri acara Pelantikan Bersama 22 DPC BMI se-Jateng, di Panti Marhaen, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (01/5/2018). FOTO/DOK.SINDOnews/AHMAD ANTONI
A A A
JAKARTA - Elektabilitas dan popularitas Ganjar Pranowo saat ini sedang berada di puncak di antara sejumlah nama kandidat potensial untuk diusung dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 . Namun, Ganjar diperkirakan bakal menemui batu sandungan besar yakni tidak adanya restu dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri , di mana Ganjar menjadi kadernya. Alasannya jelas, ada Puan Maharani yang juga digadang-gadang bakal meneruskan trah Soekarno untuk menjadi pemimpin di negeri ini.

Jika nantinya Ganjar tidak mendapatkan tiket dari Megawati untuk maju sebagai calon presiden (capres), apakah Gubernur Jawa Tengah itu berani hengkang dari partai berlambang banteng moncong putih yang telah membesarkan namanya? Ataukah Ganjar akan melestarikan tradisi selama ini bahwa para kader PDIP sebagian besar sangat loyal terhadap keputusan politik Megawati Soekarnoputri?

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah mengatakan, melihat manuver Ganjar Pranowo yang sudah berani melakukan komunikasi politik dengan parpol lain, misalnya belum lama ini, menerima kunjungan khusus dari Ketua Umum partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), besar kemungkinan Ganjar bakal mendobrak tradisi para kader PDI Perjuangan yang selalu tunduk pada keputusan Megawati. (Baca juga: Tak Direstui Megawati Jadi Calon Presiden 2024, Ganjar Berpotensi Dicalonkan Parpol Lain )

"Selama ini kita lihat bahwa Ganjar sudah membuka tangan dengan menjalin komunikasi dengan AHY dan lain-lain, maka sebetulnya itu sudah menjadi penanda bahwa sebetulnya Ganjar akan meninggalkan PDIP, kalau dia tidak diakomodir karena dia memiliki popularitas dan elektabilitas untuk pencapresan di 2024," kata dosen Komunikasi Politik Telkom University dan Universitas Muhammadiyah Jakarta ini, Sabtu (5/12/2020).

Dikatakan Dedi, dari sisi personal dan karakter ke-Jawa-an Ganjar Pranowo , sebenarnya langkah berani menentang keputusan Megawati itu memang sulit. Namun, hal yang menjadi persoalan adalah di dalam internal PDI Perjuangan sendiri juga terjadi 'gelombang'.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
PAN dan PDIP Desak Febrie...
PAN dan PDIP Desak Febrie Adriansyah Dihukum Mati, Gerindra Dorong Pengembalian Kerugian Keuangan Negara Secara Maksimal
Bupati Sukoharjo Etik...
Bupati Sukoharjo Etik Suryani Ditangkap KPK, PDIP Dukung Proses Hukum Berkeadilan
Bambang Pacul PDIP Kritik...
Bambang Pacul PDIP Kritik Pemerintah Utus Ketua MPR Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Andalkan Jokowi, PSI...
Andalkan Jokowi, PSI Diprediksi Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah
Mengenang Suami Pertama...
Mengenang Suami Pertama Megawati dengan Tabur Bunga dan Tahlil
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Rekomendasi
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
Tumbuh Bersama GrabModal:...
Tumbuh Bersama GrabModal: Dari Rumah Kontrakan, Mama Khas Banjar Kini Punya Belasan Karyawan
Berita Terkini
Kecanggihan 12 Pesawat...
Kecanggihan 12 Pesawat Latih Tempur Leonardo M-346 F Block 20 yang Dibeli Kemhan
Cerita Warga Jember...
Cerita Warga Jember Mudahnya Berobat dengan BPJS Kesehatan
Kejagung Periksa Febrie...
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi terkait Sprindik Baru Kasus TPPU, Kok Bisa?
KPK Dalami Pertemuan...
KPK Dalami Pertemuan Bupati Kuansing Suhardiman Amby dengan Menhut Raja Juli
KPK Sita Catatan Keuangan...
KPK Sita Catatan Keuangan usai Geledah Rumah Dinas hingga Kantor Bupati Lombok Barat
7 Kasus Pencucian Uang...
7 Kasus Pencucian Uang Terbesar di Indonesia, Nilainya Tembus Belasan Triliun hingga Penjara Seumur Hidup
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved