Libur Akhir Tahun, Satgas Ajak Perkuat Disiplin Protokol Kesehatan
Jum'at, 04 Desember 2020 - 18:43 WIB
loading...
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid -19 Prof Wiku Adisasmito. Foto/dok BNPB
A
A
A
JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid -19 mengingatkan kembali kepada masyarakat untuk menerapkan disiplin protokol kesehatan dalam memasuki libur natal, tahun baru dan juga libur pilkada serentak.
Satgas perlu mengingatkan kembali karena momentum aktivitas liburan seringkali jadi klaster penyebaran virus Corona.
“Kita harus jadi bangsa pemenang, saat ini kita sedang berperang melawan Covid -19. Kita semua harus gotong royong dan bersatu untuk melawannya,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid -19 Prof Wiku Adisasmito saat IG Live dengan SINDOnews dan Okezone bertajuk Tema Libur Akhir Tahun Dipangkas, Efektif Atasi Pandemi?.
Menurut Wiku, kebijakan pemerintah memangkas libur Natal dan Tahun Baru semata-mata untuk menjaga keselamatan dan kesehatan masyarakat. Jika masyarakat banyak yang sakit nantinya akan berdampak terhadap produktivitas masyarakat.(Baca juga: Libur Panjang, Satgas Ungkap Perilaku 3M Masyarakat Menurun )
![Libur Akhir Tahun, Satgas Ajak Perkuat Disiplin Protokol Kesehatan]()
Dia mengungkapkan, penyebaran virus Covid-19 masih tinggi meski kasus aktifnya terus menurun dibandingkan dengan negara lain. Saat ini, pemerintah juga terus meningkatkan pelacakan atau tracing terhadap masyarakat guna menemukan kasus baru.
Sejauh ini, kebijakan tracing yang dilakukan pemerintah cukup massif dan prosentasenya terus meningkat. Kendati demikian, masih saja ada beberapa yang belum terpantau.(Baca juga: Mencari Calon Presiden 2024 )
Satgas perlu mengingatkan kembali karena momentum aktivitas liburan seringkali jadi klaster penyebaran virus Corona.
“Kita harus jadi bangsa pemenang, saat ini kita sedang berperang melawan Covid -19. Kita semua harus gotong royong dan bersatu untuk melawannya,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid -19 Prof Wiku Adisasmito saat IG Live dengan SINDOnews dan Okezone bertajuk Tema Libur Akhir Tahun Dipangkas, Efektif Atasi Pandemi?.
Menurut Wiku, kebijakan pemerintah memangkas libur Natal dan Tahun Baru semata-mata untuk menjaga keselamatan dan kesehatan masyarakat. Jika masyarakat banyak yang sakit nantinya akan berdampak terhadap produktivitas masyarakat.(Baca juga: Libur Panjang, Satgas Ungkap Perilaku 3M Masyarakat Menurun )

Dia mengungkapkan, penyebaran virus Covid-19 masih tinggi meski kasus aktifnya terus menurun dibandingkan dengan negara lain. Saat ini, pemerintah juga terus meningkatkan pelacakan atau tracing terhadap masyarakat guna menemukan kasus baru.
Sejauh ini, kebijakan tracing yang dilakukan pemerintah cukup massif dan prosentasenya terus meningkat. Kendati demikian, masih saja ada beberapa yang belum terpantau.(Baca juga: Mencari Calon Presiden 2024 )
Lihat Juga :