China-ASEAN Expo Buka Jalan Kerja Sama di Sektor Ekonomi Digital

Sabtu, 05 Desember 2020 - 17:47 WIB
loading...
China-ASEAN Expo Buka...
CAEXPO, China ASEAN Expo, RCEP, Regional Comprehensive Economic Partnership
A A A
JAKARTA - Kegiatan China-ASEAN Expo ( CAEXPO ) ke-17 dan China-ASEAN Business and Investment Summit telah rampung setelah 4 hari digelar. Agenda ini mengusung tema 'Membangun Sabuk dan Jalan, Memperkuat Kerja Sama Ekonomi Digital’.

Dalam Expo ini, sekitar 1.500 perusahaan dalam dan luar negeri turut berpartisipasi. Terdapat pula 5.400 stand di Nanning, Guangxi Zhuang, China Selatan pada expo yang digelar di area seluas 104.000 meter persegi ini. Perdana Menteri Kamboja, Samdech Techo Hun Sen dalam video pada upacara pembukaan mengatakan China adalah salah satu negara yang berada di garda terdepan dalam pengembangan, investasi, dan pemanfaatan teknologi digital di dunia.

"Dalam hal ini, peningkatan kerja sama di bidang teknologi digital, di bawah Inisiatif Sabuk dan Jalan, akan menjadi agenda penting di masa depan," ungkapnya dilansir dari Xinhua News, Kamis (3/12/2020).

Kegiatan ini lebih difokuskan pada kerja sama ekonomi digital yang berkembang pesat serta implementasi pakta perdagangan besar yang ditandatangani baru-baru ini dengan tujuan untuk memperdalam kerja sama di bidang perdagangan, ekonomi digital, iptek, kesehatan, dan bidang lainnya. Expo ini juga menjadi tuan rumah bagi 11 forum tingkat tinggi dan lebih dari 160 kegiatan promosi ekonomi dan perdagangan.

Sementara itu, Presiden China, Xi Jinping menyerukan penumbuhan komunitas yang lebih dekat dengan masa depan bersama bagi China dan ASEAN saat menyampaikan pidatonya melalui video pada upacara pembukaan.

China-ASEAN Expo Buka Jalan Kerja Sama di Sektor Ekonomi Digital


Menurut Sekretaris Jenderal ASEAN, Lim Jock Hoi, ekonomi digital ASEAN diperkirakan akan meningkat sebesar 1,3 persen dari PDB kelompok tersebut pada tahun 2015 menjadi 8,5 persen pada tahun 2025. Ia juga menyebut China memimpin pengembangan infrastruktur digital dan merupakan mitra penting bagi ASEAN dalam mempromosikan ekonomi digital di wilayah tersebut.

Expo tahun ini juga menyoroti Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP), pakta perdagangan terbesar di dunia yang ditandatangani pada awal bulan ini oleh 15 negara Asia-Pasifik, termasuk 10 negara anggota ASEAN dan China. Ini disebut menjadi langkah besar untuk integrasi ekonomi regional, multilateralisme, dan perdagangan bebas.

Sekretaris Jenderal dari Sekretariat Pameran China-ASEAN Expo , Wang Lei mengatakan pameran ini menampilkan area pameran 'Belt and Road', dan perusahaan dari negara-negara RCEP termasuk Jepang, Republik Korea, Australia, dan Selandia Baru telah berpartisipasi dalam ajang tersebut.

"Dialog tingkat tinggi yang dilakukan selama pameran tersebut akan mendorong partisipasi yang lebih besar dari anggota RCEP dalam pembangunan 'Sabuk dan Jalan'," kata Wang.

Wang juga mengatakan pameran ini akan membantu mengintegrasikan keunggulan pasar dan sumber daya dari 10 anggota ASEAN, dengan modal dan keunggulan teknis dari anggota RCEP lainnya.

"Saya percaya bahwa RCEP juga akan memberikan dasar yang kokoh untuk lingkungan perdagangan global yang terbuka, inklusif, dan berbasis aturan," kata Presiden Myanmar, U Win Myint pada upacara pembukaan pameran.

Sementara itu Presiden Eksekutif Dewan Bisnis China-ASEAN, Xu Ningning mengatakan pembukaan pasar dari 15 negara satu sama lain akan membawa perubahan baru dan kerja sama antar kawasan yang lebih erat.
(srf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KJRI Penang: Konektivitas...
KJRI Penang: Konektivitas BNCT Perkuat Rantai Pasok bagi Negara-negara Asean dan Asia
Soal Perjanjian Transfer...
Soal Perjanjian Transfer Data RI-AS, Komisi I DPR Desak Pembentukan Lembaga PDP Independen
Dukungan Indonesia dan...
Dukungan Indonesia dan Jalan Panjang Timor Leste Menuju ASEAN
Pembangunan Manusia...
Pembangunan Manusia Fondasi Wujudkan Visi Komunitas ASEAN 2045
Wujudkan Asta Cita,...
Wujudkan Asta Cita, Kowani Kawal Pemberdayaan Perempuan di Daerah
Publik Tunggu Konsep...
Publik Tunggu Konsep Ekonomi Digital Gibran Dalam Skala Nasional
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Grab Tepis Rumor Keluar...
Grab Tepis Rumor Keluar dari Indonesia, Komitmen untuk UMKM dan Mitra Tetap Kuat
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Rekomendasi
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Piala Dunia 2026: FIFA...
Piala Dunia 2026: FIFA Diam-Diam Ubah Ritual VAR
Berita Terkini
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
Infografis
6 Taman di Jakarta Buka...
6 Taman di Jakarta Buka 24 Jam, Dapat Ciptakan Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved