Dibongkar KPK, Ini Kekayaan Para Cakada 2020, Cawagub Kalsel Terkaya

Jum'at, 04 Desember 2020 - 14:38 WIB
loading...
Dibongkar KPK, Ini Kekayaan...
KPK membongkar deretan harta kekayaan para calon kepala daerah (Cakada) yang bakal bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Foto ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar deretan harta kekayaan para calon kepala daerah (Cakada) yang bakal bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Harta kekayaan para calon kepala daerah tersebut dibeberkan berdasarkan hasil analisis KPK.

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dibeberkan KPK, Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Kalimantan Selatan Muhidin, memiliki harta paling kaya dibanding Cakada lainnya. Muhidin tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp674 miliar. (Baca juga: Pilkada Serentak 2020, KPK Terima 627 LHKPN Bakal Calon Kepala Daerah)

Berikut sepuluh calon kepala daerah Pilkada 2020 terkaya yang dibeberkan KPK :

1. Muhidin, Cawagub Kalimantan Selatan: Rp674.227.888.866.

2. Aep Syaepuloh, Cawabup Karawang: Rp391.744.609.664.

3. Arbain M. Noor, Cawabup Paser: Rp289.813.510.845.

4. Muchtar Ali Yusuf, Cabup Bulukamba: Rp287.551.712.165.

5. Andrei Angouw, Cawali Manado: Rp273.575.845.945.

6. Hadianto Rasyid, Cawali Palu: Rp263.582.578.396.

7. Wenny Lumentut, Cawali Tomohon: Rp222.007.796.662.

8. M. Ramdhan Pomanto, Cawali Makassar: Rp197.522.838.457.

9. Olly Dondokambey, Cagub Sulawesi Utara: Rp179.156.295.217.

10. Fadli Ananda, Cawawali Makassar: Rp149.259.675.073.

Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan menyoroti latar belakang para cakada dari pengusaha. Sebab, banyak cakada dari kalangan pengusaha yang harta kekayaannya di atas rata-rata. Sehingga, ada ketimpangan antar para cakada dari segi harta kekayaan ketika bertarung di kontestasi Pilkada.

"Nah ini kita lihat bahwa seperti diduga bahwa pengusaha pasti lebih kaya dibanding non-pengusaha gitu. Jadi yang pengusaha atau swasta rata-rata Rp13,3 miliar dan rata-rata harta kasnya Rp1,8 miliar. Khusus buat rata-rata ini kita belajar dari Pilkada yang lalu, itu ada yang tinggi bener gitu, itu kita keluarin dulu kalau enggak salah Sandiaga Uno sampai triliun gitu akhirnya merusak rata-rata semua," ujar Pahala di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (4/12/2020).



Di pilkada tahun ini, kata Pahala, calon kepala daerah yang terkaya adalah Muhidin. Muhidin sebelumnya adalah Wali Kota Banjarmasin. Sebelum menjabat Wali Kota, Muhidin merupakan anggota DPRD Kabupaten Tapin periode 2004-2009, serta pengusaha batubara. "Nah sekarang yang Kalimantan Selatan dan saya kasih lihat ada Rp600 miliar itu kita keluarin, karena merusak rata-rata jauh di atas yang lain, kalau rata-rata Rp13 miliar gitu nanti dia 600 sendiri kan seakan-akan jadi lebih tinggi," bebernya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Panggil Bupati Penajam...
KPK Panggil Bupati Penajam Paser Utara terkait Kasus Gratifikasi di Kukar
KPK Sebut OTT Bupati...
KPK Sebut OTT Bupati Lombok Barat Naik ke Tahap Penyidikan
Yusril Sebut KPK Bisa...
Yusril Sebut KPK Bisa Ambil Alih Perkara Febrie Adriansyah
Laporan Amplop Menhut...
Laporan Amplop Menhut Raja Juli, KPK: Yang Dilaporkan hanya Berita Acara Pengembalian, Nominalnya Tidak
Verifikasi Laporan Gratifikasi...
Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli Rampung, KPK: Kini Didalami di Tahap Penindakan
Tuntas Verifikasi Laporan...
Tuntas Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli, KPK: Hasil Hanya Disampaikan ke Pelapor
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
PASTI Indonesia Minta...
PASTI Indonesia Minta KPK Soroti Pengelolaan PDRD Raja Ampat Tahun 2025
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
Rekomendasi
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
Asal Usul Nama Surat...
Asal Usul Nama Surat Al-Baqarah: Kisah Sapi Betina yang Mengungkap Misteri Pembunuhan
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
Berita Terkini
Menteri Dody Ungkap...
Menteri Dody Ungkap Masalah Internal Kementerian PU Sangat Serius, Bongkar Berbagai Kasus termasuk Korupsi
OTT di Lombok Barat,...
OTT di Lombok Barat, KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar
Kemendagri Kawal Penanganan...
Kemendagri Kawal Penanganan Tuberkulosis dalam RPJMD, RKPD, hingga APBD
Sangkal Isu Reshuffle,...
Sangkal Isu Reshuffle, Mensesneg: Evaluasi Tak Selalu Berujung Pergantian Menteri
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
Mensesneg Ungkap Anggaran...
Mensesneg Ungkap Anggaran MBG Berpotensi Turun usai Validasi Data
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved