Ini Kata Habib Umar Al Hamid Kriteria Calon Pengganti Kapolri Idham Azis

loading...
Ini Kata Habib Umar Al Hamid Kriteria Calon Pengganti Kapolri Idham Azis
Gedung Mabes Polri. dok Sindonews
JAKARTA - Sejumlah nama calon penganti Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis mulai bermunculan. Sejumlah kalangan mulai memprediksi siapa yang pantas menggantikan Idham pada Januari 2021 mendatang. Polemik terus bermunculan sampai pada kriteria dan siapa yang cocok menduduki kursi orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu.

(Baca Juga: Presiden Dinilai Butuh Kapolri yang Dekat Dengannya)

Namun biarlah polemik itu terus bergulir karena pada akhirnya yang menentukan siapa yang berkah dipilih adalah Presiden Joko Widodo (Jokowi) . Ketua Umum Generasi Cinta Negeri (Gentari) Habib Umar Al Hamid mengatakan Presiden Jokowi pasti akan memilih orang yang punya pengalaman dan track record-nya. "Pemilihan calon Kapolri harus di lihat track recordnya. Biarkan Presiden Jokowi yang memilih," kata Habib Umar dalam keterangan persnya, Kamis (3/12/2020).

(Baca Juga: Istana Sudah Kantongi 3 Nama Calon Kapolri, Ini Daftarnya?)



Sebagai anak bangsa kata Habib Umar tidak ada salahnya untuk memberikan masukan siapa yang layak dan pantas menggantikan Idham Azis. "Kita hanya bisa memberikan masukan, yang paling penting umat bisa beribadah dengan nyaman," tegas penggagas Persaudaraan Alumni (PA) 212 ini.

(Baca Juga: Mohon Bersabar, Kompolnas Belum Kirim Usulan Nama Calon Kapolri ke Jokowi)

Habib Umar meminta sosok yang akan dipilih Presiden mampu dan bisa menjaga persatuan rakyat jangan sampai terpecah belah. "Saya minta Kapolri baru untuk menjaga persatuan dan kesatuan rakyat Indonesia. Ini paling penting," pinta Habib Umar.



Kepala Staf Presiden Moeldoko sebelumnya menyebut, Presiden Jokowi punya kunci sendiri untuk menentukan calon Kapolri yang akan menggantikan Jenderal Idham Azis pada Januari 2021. "Presiden juga punya kunci sendiri untuk menentukan siapa yang akan menjabat," kata Moeldoko.

Dia tak mau menjawab secara pasti ihawal nama-nama yang dianggap potensial sebagai calon Kapolri. Ia juga tak membenarkan ataupun membantah kabar yang menyebutkan bahwa Istana telah mengantongi tiga nama calon Kapolri.
(ymn)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top