Golkar Minta Elemen Ini Jangan Jadi Alat Pemenangan Calon Tertentu di Pilkada

Kamis, 03 Desember 2020 - 14:31 WIB
loading...
Golkar Minta Elemen...
Wakil Ketua DPD 1 Provinsi Jambi, Supardiono tengah memegang mikrofon. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Partai Golkar mengingatkan, agar beberapa perangkat negara konsisten menjaga netralitasnya dalam menghadapai Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ) 9 Desember mendatang.

(Baca juga: PKS Ganti Logo Bukan karena Kehadiran Partai Ummat)

Wakil Ketua DPD 1 Provinsi Jambi, Supardiono mengatakan, ada beberapa perangkat negara yang rentan menjadi alat politik untuk memenangkan pasangan calon tertentu.

(Baca juga: KPK Panggil Eks Direktur PT Garuda Indonesia sebagai Tersangka)

Jelang pemilihan yang akan dilakukan beberapa hari kedepan itu, beberapa perangkat seperti petugas Program Keluarga Harapan (PKH), Pendamping Desa, Aparatur Sipil Negara dan unsur perangkat lainnya.

"Kita mendorong jangan sampai petugas PKH, Pendamping Desa dan ASN ikut-ikutan memenangkan paslon tertentu. Mereka harus menjaga netralitasnya di Pilkada 9 Desember besok," demikian kata Dion biasa disapa, Kamis (3/12/2020).

Secara khusus Dion juga meminta seluruh kader di Provinsi Jambi untuk fokus mengawal kemenangan Cagub Cek Endra-Ratu Munawaroh hingga level tempat pemungutan suara.

Selain itu, kader partai beringin itu diminta serius menguatkan basis struktur di beberapa Pilkada di Kabupaten/Kota di Jambi. Dengan cara itu, Dion meyakini kemenangan Pilkada 9 Desember mendatang akan didaptkan secara maksimal.

"Seluruh kader beringin harus total kawal suara untuk kemenangan ketua kita Cek Endra hingga bilik suara," demikian kata Wakil Sekretaris jenderal Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) ini.

Tak hanya itu, Dion mengimbau kepada penyelenggara pemilu seperti KPU dan Bawaslu agar dapat bekerja secara netral dan profesional.

Seluruh penyelenggara dari level KPUD hingga TPS harus bekerja sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku dan tidak menguntungkan pasangan calon (paslon) tertentu.

"KPU dan Bawaslu harus benar-benar tegak lurus pada konstitusi, menjaga suara masyarakat menyalurkan hak pilihnya," demikian kata mantan Aktivis PMII ini.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Viral Lagu MBG Mas Bahlil...
Viral Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng, Adi Prayitno: Suka Tidak Suka, Ini Menguntungkan Golkar
Fahd Arafiq Restui Tajudin...
Fahd Arafiq Restui Tajudin Tabri Pimpin Golkar Depok, Target 11 Kursi
Golkar Beri Warning...
Golkar Beri Warning ke Gubernur Kaltim usai Didemo Warganya
Nus Kei Tewas Ditusuk...
Nus Kei Tewas Ditusuk di Bandara, Bahlil Minta Diusut Tuntas
Rekomendasi
Rahasia Diet Ery Makmur...
Rahasia Diet Ery Makmur Turun 30 Kg dalam 10 Bulan, Ternyata Ini Kuncinya!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Di Tengah Popularitasnya,...
Di Tengah Popularitasnya, Arcelly Idol Ternyata Masih Bergantung pada Benda Ini
Berita Terkini
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Ini Daftar Hakim yang...
Ini Daftar Hakim yang Bakal Mengadili Dokter Tifa dan Roy Suryo
Selesai Diperiksa Kasus...
Selesai Diperiksa Kasus Kuota Haji, Eks Dirjen PHU Hilman Latief: Diminta Keterangan Saja
Sidang Perdana Dokter...
Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar 2 Juli 2026, Roy Suryo Tunggu Praperadilan
Beda dengan Roy Suryo,...
Beda dengan Roy Suryo, Dokter Tifa Tidak Ajukan Gugatan Praperadilan
Mahasiswa UBK Ngaku...
Mahasiswa UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Politikus Gerindra: Saya Yakin Tidak Ada Sangkut Paut dengan Mas Gibran
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved