Suara Milenial dan Parpol Islam hingga Partai Pecah, Jadi Sebab PKS Ubah Logo
Kamis, 03 Desember 2020 - 15:27 WIB
loading...
A
A
A
"Suara milenial ke depan cukup besar. Ada sekitar seperempat lebih suara pemilih itu milenial. Dan itu menjadi rebutan semua partai," terangnya.
Pertimbangan selanjutnya kata Fadhli, kemunculan partai baru berbasis massa islam, misalnya Partai Ummat dan Partai Masyumi reborn. Menurutnya, kemunculan partai baru ini sedikit banyak akan mempengaruhi irisan basis massa PKS, meskipun hingga saat ini belum disahkan Kemenkumham.
Ditambah lagi, perpecahan di kubu PKS yang kemudian melahirkan partai Gelora pimpinan Anis Matta.
"Hal itu membuat PKS gusar, makanya harus ada perubahan logo, perubahan tagline dan jargon. Pola geraknya juga pasti harus berubah," katanya.
Fadhli berpandangan, jika PKS tidak memilih perubahan, tentu saja akan berdampak pada perolehan suara elektoral di tengah persaingan yang semakin ketat. "Kalau tidak begitu, PKS terancam 'nyungsep' di Pemilu ke depan," pungkasnya.
Pertimbangan selanjutnya kata Fadhli, kemunculan partai baru berbasis massa islam, misalnya Partai Ummat dan Partai Masyumi reborn. Menurutnya, kemunculan partai baru ini sedikit banyak akan mempengaruhi irisan basis massa PKS, meskipun hingga saat ini belum disahkan Kemenkumham.
Ditambah lagi, perpecahan di kubu PKS yang kemudian melahirkan partai Gelora pimpinan Anis Matta.
"Hal itu membuat PKS gusar, makanya harus ada perubahan logo, perubahan tagline dan jargon. Pola geraknya juga pasti harus berubah," katanya.
Fadhli berpandangan, jika PKS tidak memilih perubahan, tentu saja akan berdampak pada perolehan suara elektoral di tengah persaingan yang semakin ketat. "Kalau tidak begitu, PKS terancam 'nyungsep' di Pemilu ke depan," pungkasnya.
(maf)
Lihat Juga :