Penegak Hukum Diminta Bertindak Tegas Tuntaskan Kasus Teror Sigi
Senin, 30 November 2020 - 07:29 WIB
loading...
A
A
A
Masih dalam keterangannya, koalisi yang terdiri dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Human Rights Working Group (HRWG), Paritas Institute, dan LBH Jakarta, juga menyampaikan duka yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban dan umat yang mengalami kekerasan tersebut. Atas peristiwa tersebut, koalisi menyerukan empat sikap.
Pertama, mendesak Pemerintah dan aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut dan membawa para pelaku ke proses hukum, hingga mengamankan situasi, menjamin keamanan dan keselamatan warga di sekitar. Kedua, mendesak agar pemerintah segera memulihkan hak-hak korban dan keluarganya, memastikan ratusan warga lain yang mengungsi diberikan jaminan keselamatan, keamanan, dan kebutuhan sementara selama di pengungsian.
Ketiga, mendesak pemerintah menjamin agar warga aman dan dapat kembali ke rumahnya masing-masing, serta memfasilitasi pos pelayanan peribadatan bagi warga dibangun kembali. Keempat, aparat kepolisian harus mengutamakan pendekatan pidana terhadap situasi ini, dengan tidak menjadikan peristiwa ini sebagai justifikasi untuk melakukan kekerasan baru terhadap sipil, serta memastikan pendekatan pidana tersebut sesuai dengan prinsip peraturan perundang-undangan yang berlaku. (Baca juga: Manfaat Kesehatan dan Nutrisi Susu Kambing)
Sementara itu, Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Benny Susetyo menegaskan, tak ada dalih pembenaran apapun terhadap peristiwa itu. Dia mendesak tindakan teror tersebut lekas diusut tuntas dan pelakunya harus diganjar hukuman berat. Rohaniawan ini juga menegaskan, negara harus hadir untuk memberikan jaminan rasa aman kepada seluruh masyarakat, di setiap jengkal Tanah Air demi keutuhan NKRI.
"Tindakan (terorisme) harus segera dihentikan demi menjaga keutuhan hidup berbangsa dan bernegara," ujar Benny kepada SINDO Media, Minggu (29/11/2020).
Pria yang akrab disapa Romo Benny ini menilai bahwa peristiwa pembunuhan satu keluarga di Sigi adalah tindakan yang melukai rasa kemanusiaan dan menghancurkan nilai-nilai keadaban. "Kita berharap aparat keamanan segera menghentikan aksi teror di kawasan Poso agar masyarakat mendapatkan rasa damai dan aman," tandasnya.
Pertama, mendesak Pemerintah dan aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut dan membawa para pelaku ke proses hukum, hingga mengamankan situasi, menjamin keamanan dan keselamatan warga di sekitar. Kedua, mendesak agar pemerintah segera memulihkan hak-hak korban dan keluarganya, memastikan ratusan warga lain yang mengungsi diberikan jaminan keselamatan, keamanan, dan kebutuhan sementara selama di pengungsian.
Ketiga, mendesak pemerintah menjamin agar warga aman dan dapat kembali ke rumahnya masing-masing, serta memfasilitasi pos pelayanan peribadatan bagi warga dibangun kembali. Keempat, aparat kepolisian harus mengutamakan pendekatan pidana terhadap situasi ini, dengan tidak menjadikan peristiwa ini sebagai justifikasi untuk melakukan kekerasan baru terhadap sipil, serta memastikan pendekatan pidana tersebut sesuai dengan prinsip peraturan perundang-undangan yang berlaku. (Baca juga: Manfaat Kesehatan dan Nutrisi Susu Kambing)
Sementara itu, Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Benny Susetyo menegaskan, tak ada dalih pembenaran apapun terhadap peristiwa itu. Dia mendesak tindakan teror tersebut lekas diusut tuntas dan pelakunya harus diganjar hukuman berat. Rohaniawan ini juga menegaskan, negara harus hadir untuk memberikan jaminan rasa aman kepada seluruh masyarakat, di setiap jengkal Tanah Air demi keutuhan NKRI.
"Tindakan (terorisme) harus segera dihentikan demi menjaga keutuhan hidup berbangsa dan bernegara," ujar Benny kepada SINDO Media, Minggu (29/11/2020).
Pria yang akrab disapa Romo Benny ini menilai bahwa peristiwa pembunuhan satu keluarga di Sigi adalah tindakan yang melukai rasa kemanusiaan dan menghancurkan nilai-nilai keadaban. "Kita berharap aparat keamanan segera menghentikan aksi teror di kawasan Poso agar masyarakat mendapatkan rasa damai dan aman," tandasnya.
Lihat Juga :