HUT ke-49 Korpri, Presiden Jokowi Minta ASN Ubah Pola Pikir
Minggu, 29 November 2020 - 11:36 WIB
loading...
Presiden Jokowi menghadiri puncak perayaan HUT ke-49 Korpri secara virtual, Minggu (29/11/2020). FOTO/CAPTURE/YOUTUBE
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49 Korps Pegawai Republik Indonesia ( Korpri ) secara virtual, Minggu (29/11/2020). Jokowi berpesan agar para abdi negara mempercepat reformasi birokrasi di tengah pandemi corona.
"Kita harus terus mempercepat reformasi birokrasi bersamaan dengan reformasi struktural yang kita lakukan," katanya seperti dilihat dari tayangan YouTube.
Menurut Jokowi, pandemi COVID-19 telah memberikan momentum untuk mengubah cara bekerja para aparatur sipil negara (ASN). Ia mengingatkan abdi negara harus bekerja secara luar biasa di tengah krisis kesehatan dan ekonomi ini. (Baca juga: Perubahan Sistem Gaji ASN, Korpri: Yang Penting Makin Mensejahterakan )
Cara kerja luar biasa itu harus memanfaatkan teknologi digital serta memangkas prosedur yang berbelit-belit agar hasil yang didapat lebih maksimal.
"Dari channel normal ke channel ekstra normal. Dari cara-cara biasa menjadi cara-cara luar biasa, dari prosedur panjang dan berbelit menjadi smart shortcut yang cerdas dan sigap. Cara baru tersebut harus memanfaatkan teknologi, terutama teknologi digital," kata Jokowi.
"Kita harus terus mempercepat reformasi birokrasi bersamaan dengan reformasi struktural yang kita lakukan," katanya seperti dilihat dari tayangan YouTube.
Menurut Jokowi, pandemi COVID-19 telah memberikan momentum untuk mengubah cara bekerja para aparatur sipil negara (ASN). Ia mengingatkan abdi negara harus bekerja secara luar biasa di tengah krisis kesehatan dan ekonomi ini. (Baca juga: Perubahan Sistem Gaji ASN, Korpri: Yang Penting Makin Mensejahterakan )
Cara kerja luar biasa itu harus memanfaatkan teknologi digital serta memangkas prosedur yang berbelit-belit agar hasil yang didapat lebih maksimal.
"Dari channel normal ke channel ekstra normal. Dari cara-cara biasa menjadi cara-cara luar biasa, dari prosedur panjang dan berbelit menjadi smart shortcut yang cerdas dan sigap. Cara baru tersebut harus memanfaatkan teknologi, terutama teknologi digital," kata Jokowi.
Lihat Juga :