Akses Sempat Ditutup, Enam ABK WNI Berhasil Dipulangkan dari AS

Sabtu, 28 November 2020 - 18:30 WIB
loading...
Akses Sempat Ditutup,...
Pemerintah berhasil membantu kepulangan enam ABK asal Indonesia dari AS. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 menyebabkan sebagian besar negara mengambil kebijakan preventif menutup akses masuk demi mengendalikan laju penularan. Penutupan akses tersebut ikut berdampak pada nasib anak buah kapal (ABK) Indonesia yang terdampar selama beberapa waktu di French Polynesia, Tahiti.

“Baru-baru ini, Konsulat Jenderal RI di Los Angeles berhasil memfasilitasi kepulangan 6 (enam) orang ABK asal Indonesia yang terdampar di Tahiti. Mereka mengaku kesulitan untuk pulang ke Indonesia karena rute pesawat mereka melalui New Zealand ditutup,” ujar wakil dari KJRI Los Angeles, Ardian Budhi Nugroho seperti dilansir dari keterangan resmi Kementerian Luar Negeri ( Kemlu ), Sabtu (28/11/2020).

(Baca: Imbas Covid, 31 ABK di Taiwan Dipulangkan ke RI)

Para ABK tersebut berhasil pulang ke Indonesia setelah KJRI Los Angeles terjun langsung membantu memfasilitasi kepulangan melalui otoritas di Amerika Serikat. Beberapa di antaranya sempat terkendala lantaran tidak memiliki dokumen terkait.

“Empat ABK tidak memiliki visa AS sehingga kami melakukan upaya proaktif kepada otoritas setempat untuk dapat memberikan pengecualian supaya mereka bisa transit di Los Angeles untuk kemudian melanjutkan penerbangan ke Qatar dan Jakarta,” tambah Ardian.

(Klik ini untuk ikuti survei SINDOnews tentang calon presiden 2024)

Keenam ABK tersebut bekerja untuk perusahaan kapal layar Windstar Cruises. Berdasarkan hasil komunikasi KJRI Los Angeles dengan Otoritas setempat, masih terdapat tiga orang ABK yang menunggu fasilitasi proses kepulangan.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak...
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak Kapal Ikan Hilang di Perairan Busan Korsel
Perompak Somalia Sandera...
Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Ingin Perluas Peluang WNI Kerja di Jerman
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
10.151 WNI Eks Pekerja...
10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Pulang ke Indonesia
Tak Hanya 287 WNA, 4...
Tak Hanya 287 WNA, 4 WNI Turut Jadi Tersangka Judol Hayam Wuruk
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Budisatrio : Pemulangan...
Budisatrio : Pemulangan 9 WNI Bukti Nyata Efektivitas Diplomasi RI
Rekomendasi
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
Thailand Week 2026 Kembali...
Thailand Week 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pasar Bilateral
Tesla Cybercab, Mobil...
Tesla Cybercab, Mobil Listrik Tanpa Setir Mulai Mengaspal
Berita Terkini
Dicap Penyusup oleh...
Dicap Penyusup oleh Roy Suryo saat Sidang Praperadilan, Suhadi Beberkan Kejanggalan Materi Gugatan
UI Kembangkan RehatPod,...
UI Kembangkan RehatPod, Solusi Isi Ulang Energi bagi Masyarakat Urban
Demam Piala Dunia 2026:...
Demam Piala Dunia 2026: Ketika Indonesia Tetap Menjadi Juara di Tribun Dunia
Kabar Duka, Sekjen AMSI...
Kabar Duka, Sekjen AMSI Maryadi Meninggal Dunia
Mitra Fahrudin Kantongi...
Mitra Fahrudin Kantongi Dukungan dari BM PAN DIY
Raja Juli Ngaku Diberi...
Raja Juli Ngaku Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing, KPK: Jadi Pengayaan Informasi Penyidik
Infografis
Rencana AS Keluar dari...
Rencana AS Keluar dari NATO dan PBB Didukung Elon Musk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved