Indonesia Ajak ASEAN Kerja Sama Tanggulangi Pandemi COVID-19
Jum'at, 27 November 2020 - 19:38 WIB
loading...
Kepala BNPB Doni Monardo sebagai Ketua Delegasi Indonesia mengajak negara-negara ASEAN bekerja sama dalam penanggulangan pandemi di kawasan regional. FOTO/DOK.BNPB
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia mengajak negara-negara ASEAN bekerja sama dalam penanggulangan pandemi di kawasan regional. Hal tesebut disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ), Doni Monardo sebagai Ketua Delegasi Indonesia dalam pertemuan tingkat ASEAN yang digelar secara virtual.
Doni yang juga Ketua Satgas Penanganan COVID-19 menyampaikan bahwa negara-negara ASEAN sedang menghadapi tantangan yang sama, yakni pandemi COVID-19. Namun di sisi lain, bencana lain tentu juga dialami oleh negara-negara di kawasan Asia Tenggara ini. Oleh karena itu, Doni mengatakan, komitmen yang kuat dan kerja sama sebagai satu kesatuan ASEAN diperlukan untuk mencapai tujuan dan visi bersama sebagai pemimpin global dalam penanggulangan bencana.
"Saya ingin mengajak para menteri dan pejabat seluruh negara anggota ASEAN yang bertanggung jawab dalam penanggulangan bencana untuk mulai melihat kemungkinan potensi kerja sama kita ke depan dalam menghadapi pandemi," kata Doni pada 8th ASEAN Ministerial Meeting on Disaster Management dan 9th Meeting of the Conference of the Parties to AADMER dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Jumat (27/11/2020). (Baca juga: Update COVID-19: Positif 516.753 Orang, 433.649 Sembuh dan 16.352 Meninggal )
Kerja sama ini dicontohkan Doni yang juga Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 dengan pendekatan pentaheliks yang melibatkan pemerintah pusat dan daerah, seluruh elemen masyarakat, swasta termasuk akademisi dan media massa. Ia berharap pendekatan ini dapat menjadi upaya bersama dalam penanggulangan bencana di ASEAN, yakni meningkatkan partisipasi para pemangku kepentingan dalam penanganan bencana bersama unsur pemerintah.
Doni juga berharap AHA Centre atau ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on Disaster Management dapat turut terlibat dalam upaya koordinasi dan kerja sama dalam penanggulangan pandemi di masa yang akan datang.
Doni yang juga Ketua Satgas Penanganan COVID-19 menyampaikan bahwa negara-negara ASEAN sedang menghadapi tantangan yang sama, yakni pandemi COVID-19. Namun di sisi lain, bencana lain tentu juga dialami oleh negara-negara di kawasan Asia Tenggara ini. Oleh karena itu, Doni mengatakan, komitmen yang kuat dan kerja sama sebagai satu kesatuan ASEAN diperlukan untuk mencapai tujuan dan visi bersama sebagai pemimpin global dalam penanggulangan bencana.
"Saya ingin mengajak para menteri dan pejabat seluruh negara anggota ASEAN yang bertanggung jawab dalam penanggulangan bencana untuk mulai melihat kemungkinan potensi kerja sama kita ke depan dalam menghadapi pandemi," kata Doni pada 8th ASEAN Ministerial Meeting on Disaster Management dan 9th Meeting of the Conference of the Parties to AADMER dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Jumat (27/11/2020). (Baca juga: Update COVID-19: Positif 516.753 Orang, 433.649 Sembuh dan 16.352 Meninggal )
Kerja sama ini dicontohkan Doni yang juga Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 dengan pendekatan pentaheliks yang melibatkan pemerintah pusat dan daerah, seluruh elemen masyarakat, swasta termasuk akademisi dan media massa. Ia berharap pendekatan ini dapat menjadi upaya bersama dalam penanggulangan bencana di ASEAN, yakni meningkatkan partisipasi para pemangku kepentingan dalam penanganan bencana bersama unsur pemerintah.
Doni juga berharap AHA Centre atau ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on Disaster Management dapat turut terlibat dalam upaya koordinasi dan kerja sama dalam penanggulangan pandemi di masa yang akan datang.
Lihat Juga :