Sandi Harap Kualitas Pendidikan dan Kesejahteraan Guru Honorer Meningkat
Kamis, 26 November 2020 - 13:26 WIB
loading...
A
A
A
Pengusaha nasional ini pun mengutip pernyataan Presiden pertama Indonesia, Soekarno atau Bung Karno yang berbunyi 'Kami menggoyangkan langit, menggemparkan darat dan menggelorakan samudera agar tidak jadi bangsa yang hidup hanya dari dua setengah sen per hari. Bangsa yang bekerja keras bukan bangsa tempe, bukan bangsa kuli, bangsa yang rela menderita demi pembelian cita cita.'
Mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indoensia (HIPMI) ini mengatakan kata-kata Bung Karno tersebut diberikan saat Indonesia baru saja lepas dari penjajahan. Tapi masih sangat relevan dengan hari ini.
Pada saat Bung Karno menyatakan, hala itu ekonomi Indonesia ada di titik terendah. Jumlah penduduk meningkat tajam, makanan yang terbatas. Hampir semua orang Indoensia hidup sangat miskin. Dan jika pakai standar sekarang kita dalam keadaan yang sangat terpuruk. Namun Sandi optimis, Indonesia justru berasa di puncaknya saat Bung Karno memberikan pesan tersebut.
"Kini 75 tahun setelah setelah itu dunia bergejolak, pandemi, krisis ekonomi, namun kita punya modal besar. Namanya modal generasi milenial, tapi generasi milenial ini harus dikawal. Siapa yang mengawal, ya para guru. Saya anak guru, ibu saya seorang guru. Saya melihat bahwa pendidikan kita harus terus kita tingkatkan di tengah pandemi, di tengah pembelajaran jarak jauh," pungkas Sandi.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini mendorong agar tercipta pendidikan yang tuntas dan berkualitas. Bukan hanya infrastrukturnya, tapi juga kesejahteraan para guru.
Mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indoensia (HIPMI) ini mengatakan kata-kata Bung Karno tersebut diberikan saat Indonesia baru saja lepas dari penjajahan. Tapi masih sangat relevan dengan hari ini.
Pada saat Bung Karno menyatakan, hala itu ekonomi Indonesia ada di titik terendah. Jumlah penduduk meningkat tajam, makanan yang terbatas. Hampir semua orang Indoensia hidup sangat miskin. Dan jika pakai standar sekarang kita dalam keadaan yang sangat terpuruk. Namun Sandi optimis, Indonesia justru berasa di puncaknya saat Bung Karno memberikan pesan tersebut.
"Kini 75 tahun setelah setelah itu dunia bergejolak, pandemi, krisis ekonomi, namun kita punya modal besar. Namanya modal generasi milenial, tapi generasi milenial ini harus dikawal. Siapa yang mengawal, ya para guru. Saya anak guru, ibu saya seorang guru. Saya melihat bahwa pendidikan kita harus terus kita tingkatkan di tengah pandemi, di tengah pembelajaran jarak jauh," pungkas Sandi.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini mendorong agar tercipta pendidikan yang tuntas dan berkualitas. Bukan hanya infrastrukturnya, tapi juga kesejahteraan para guru.
Lihat Juga :