Bawaslu Sebut Puluhan Pengawas Alami Kekerasan Verbal dan Kekerasan Fisik

Kamis, 26 November 2020 - 09:01 WIB
loading...
Bawaslu Sebut Puluhan...
Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Mochammad Afifuddin mengungkapkan ada 24 petugas pengawas pilkada yang mengalami kekerasan verbal. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Tugas menjadi pengawas Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 tidaklah mudah. Dalam bekerja di lapangan, para pengawas harus ekstra hati-hati dan patuh terhadap protokol kesehatan (Prokes) karena penularan virus Sars Cov-II masih mengancam. Di sisi lain, para pengawas itu harus berhadapan langsung dengan para pasangan calon (Paslon), tim sukses, dan pendukung. Di masa pandemi seperti ini, pengawas harus bertindak tegas untuk menindak setiap pelanggaran kampanye dan prokes.

Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Mochammad Afifuddin mengungkapkan ada 24 petugas pengawas pilkada yang mengalami kekerasan verbal. Bahkan, empat orang mengalami kekerasan fisik saat bertugas pada periode 15-24 November 2020. (Baca juga: Berpotensi Timbulkan Konflik Pilkada, Jangan Persulit Perekaman E-KTP)

“Jika dibandingkan dengan 10 hari ke lima masa kampanye, jumlah tersebut memang menurun. Meski demikian, perlu diingat kesimpulan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II dengan Kemendagri, Bawaslu, KPU, dan BNPB, agar ada jaminan keamanan serta perlindungan hukum bagi penyelenggara,” tuturnya dalam keterangan tertulis, Rabu (25/11/2020). (Klik ini untuk ikuti survei SINDOnews tentang Calon Presiden 2024)

Pada periode 5-14 November 2020, ada 19 pengawas yang mengalami kekerasan verbal dan 12 kekerasan fisik. Salah satu peristiwa dimana pengawas mendapatkan kekerasan verbal terjadi di Kabupaten Banyuwangi. Afifuddin juga menerangkan mengenai kampanye daring yang tidak banyak dilakukan oleh paslon dan tim sukses. Mereka mengalami sejumlah kendala dalam menyelenggarakannya, seperti jaringan internet tidak mendukung dan kepemilikan gawai oleh pemilih sebagai target peserta kampanye.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polemik Ijazah Jokowi,...
Polemik Ijazah Jokowi, Bonatua Silalahi Gugat KPU, Bawaslu, hingga Rektor UGM
Bonatua Kecewa PTUN...
Bonatua Kecewa PTUN Jakarta Putuskan Sidang Gugatan Penetapan Capres Jokowi Jadi E-Court
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
MK: Parpol Melanggar...
MK: Parpol Melanggar Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan Bakal Didiskualifikasi
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Upaya Minimalkan Politik...
Upaya Minimalkan Politik Uang, Bawaslu Kaji Sistem Transaksi Nontunai
DPD Perindo Jaktim Optimistis...
DPD Perindo Jaktim Optimistis Lolos Verifikasi 2027, Matangkan Struktur lewat Rakorda
Rekomendasi
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
WOSPAC Paparkan Solusi...
WOSPAC Paparkan Solusi Menuju Piala Dunia dan Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Berita Terkini
Bareskrim Limpahkan...
Bareskrim Limpahkan Laporan Terhadap Grace Natalie, Ade Armando dan Abu Janda ke Polda Metro Jaya
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Ini Daftar Hakim yang...
Ini Daftar Hakim yang Bakal Mengadili Dokter Tifa dan Roy Suryo
Selesai Diperiksa Kasus...
Selesai Diperiksa Kasus Kuota Haji, Eks Dirjen PHU Hilman Latief: Diminta Keterangan Saja
Sidang Perdana Dokter...
Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar 2 Juli 2026, Roy Suryo Tunggu Praperadilan
Beda dengan Roy Suryo,...
Beda dengan Roy Suryo, Dokter Tifa Tidak Ajukan Gugatan Praperadilan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved