Ngabalin Mengaku Siap Berikan Keterangan Jika Dipanggil KPK

Rabu, 25 November 2020 - 17:57 WIB
loading...
Ngabalin Mengaku Siap...
Tenaga Ahli Utama KSP, Ali Mochtar Ngabalin membantah jika dirinya diamankan KPK bersama Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Eddy Prabowo. Foto/Okezone
A A A
JAKARTA - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden ( KSP ), Ali Mochtar Ngabalin membantah jika dirinya diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) bersama Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo . Meskipun dia memang satu rombongan bersama Menteri Eddy Prabowo dalam lawatan ke Hawai Amerika Serikat.

Menurutnya dirinya bukanlah orang yang berkepentingan untuk diperiksa oleh KPK. (Baca juga: Ini Rombongan Menteri Edhy Prabowo dari AS, Ada Ngabalin dan 2 Anggota DPR)

“Enggak mungkin. KPK itu kan punya data, punya dokumen sementara. Kan KPK perlu melakukan klarifikasi, memeriksa data yang mereka dapatkan. Bang Ali kan bukan pejabat pembuat komitmen, bukan pejabat pengguna anggaran,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (25/11/2020).

“Tapi saya tahu apa yang mereka lakukan luar biasa baik. Sehingga KPK punya data itu sudah data. Sehingga yang beliau cari orang-orang cari kan mungkin Pak Menterinya. Sehingga data-data itu yang diperlukan,” lanjutnya.

Namun dia memastikan siap memberikan keterangan untuk kepentingan pemeriksaan KPK. (Baca juga:Bantah Diamankan KPK, Ali Mochtar Ngabalin: Alhamdulillah Sekarang di Rumah)

“Tapi sebagai warga negara yang baik untuk kepentingan pemeriksaan KPK ya tidak boleh tidak kita mesti datang untuk memberikan keterangannya. KPK kan menjalankan tugas negara. Sementara tugas yang dijalankan juga oleh Pak Edhy Prabowo. Udah kita normal tidak ada masalah,” jelasnya.

Seperti diketahui dini hari tadi diamankan KPK di Bandara Soekarno Hatta. Tangkap tangan ini diduga terkait dengan ekspor benih lobster.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Sita Catatan Keuangan...
KPK Sita Catatan Keuangan usai Geledah Rumah Dinas hingga Kantor Bupati Lombok Barat
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
KPK Panggil Bupati Penajam...
KPK Panggil Bupati Penajam Paser Utara terkait Kasus Gratifikasi di Kukar
KPK Sebut OTT Bupati...
KPK Sebut OTT Bupati Lombok Barat Naik ke Tahap Penyidikan
Yusril Sebut KPK Bisa...
Yusril Sebut KPK Bisa Ambil Alih Perkara Febrie Adriansyah
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
PASTI Indonesia Minta...
PASTI Indonesia Minta KPK Soroti Pengelolaan PDRD Raja Ampat Tahun 2025
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
Rekomendasi
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Berita Terkini
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Wamendagri: Indonesia...
Wamendagri: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Infografis
5 Fakta OTT Wamenaker...
5 Fakta OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, KPK Sita Uang dan Puluhan Kendaraan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved