Soal Penangkapan Menteri KKP, Prabowo Minta Tunggu Laporan Resmi KPK
Rabu, 25 November 2020 - 12:41 WIB
loading...
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberikan arahan untuk menunggu perkembangan lebih lanjut dari KPK terkait penangkapan Menteri KKP Edhy Prabowo. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Harian DPP Partai Gerindra , Sufmi Dasco Ahmad angkat bicara soal penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo lewat operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ). Menurutnya, pihaknya juga baru mendengar kabar tersebut dari media.
“Pertama, kami baru mendengar berita soal kader kami yang menjadi Menteri KKP itu baru dari media massa, baik media cetak, online, maupun televisi,” ujar Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (25/11/2020). (Baca juga: Soal Penangkapan Menteri Edhy, Keponakan Prabowo Dengar dari Media)
Untuk itu, lanjut Dasco, Partai Gerindra belum bisa berkomentar lebih jauh, karena pihaknya masih menunggu informasi yang valid dari KPK tentang itu. Pihaknya juga meminta kepada rekan-rekan media untuk sabar menunggu.
“Dan kami mohon rekan-rekan media bersabar dan untuk menunggu perkembangan lebih lanjut,” pintanya.
Adapun komunikasi terakhir, menurut Dasco, komunikasi dilakukan sebelum Edhy Prabowo berangkat ke Amerika Serikat (AS) atau sekitar dua minggu yang lalu. Dalam komunikasi itu, Edhy hanya pamit hendak ke Amerika.
“Mungkin dua minggu yang lalu atau 12 hari yang lalu, saya lupa,” ucap Dasco.
“Enggak, dia cuma anu saja, bilang pamit saja ke Amerika,” imbuhnya.
“Pertama, kami baru mendengar berita soal kader kami yang menjadi Menteri KKP itu baru dari media massa, baik media cetak, online, maupun televisi,” ujar Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (25/11/2020). (Baca juga: Soal Penangkapan Menteri Edhy, Keponakan Prabowo Dengar dari Media)
Untuk itu, lanjut Dasco, Partai Gerindra belum bisa berkomentar lebih jauh, karena pihaknya masih menunggu informasi yang valid dari KPK tentang itu. Pihaknya juga meminta kepada rekan-rekan media untuk sabar menunggu.
“Dan kami mohon rekan-rekan media bersabar dan untuk menunggu perkembangan lebih lanjut,” pintanya.
Adapun komunikasi terakhir, menurut Dasco, komunikasi dilakukan sebelum Edhy Prabowo berangkat ke Amerika Serikat (AS) atau sekitar dua minggu yang lalu. Dalam komunikasi itu, Edhy hanya pamit hendak ke Amerika.
“Mungkin dua minggu yang lalu atau 12 hari yang lalu, saya lupa,” ucap Dasco.
“Enggak, dia cuma anu saja, bilang pamit saja ke Amerika,” imbuhnya.
Lihat Juga :