34 Ribu Pekerja Migran Bakal Pulang, Terbanyak dari Jatim

Senin, 11 Mei 2020 - 11:24 WIB
loading...
34 Ribu Pekerja Migran...
Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi anak buah kapal pesiar MV Dream Explorer tiba di Pelabuhan JICT, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (29/4/2020). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/aww.
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya untuk mengantispasi kepulangan 34 ribu Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang kontrak kerjanya bakal habis. Dia meminta agar hal ini dipersiapkan dan dilakukan dengan baik di lapangan.

"Saya juga menerima laporan, pada bulan Mei dan Juni ada kurang lebih 34 ribu Pekerja Migran Indonesia yang kontraknya akan berakhir," katanya saat membuka rapat terbatas, Senin (11/5/2020).

Dia mengatakan, sebagian besar pekerja migran tersebut berasal dari Jawa Timur yaitu kurang lebih 8.900. Kemudian dari Jawa Tengah sebanyak 7.400, Jawa Barat 5.800, dan Nusa Tenggara Barat (NTB) 4.200. Lalu dari Sumatera Utara sebanyak 2.800, Lampung 1.800, dan Bali 500.

"Ini agar betul-betul diantispasi, disiapkan, ditangani proses kedatangan mereka di pintu-pintu masuk yang telah kita tetapkan. Dan diikuti pergerakan sampai ke daerah," ungkapnya. (Baca juga : BP2MI Waspadai Kepulangan 34 Ribu Pekerja Migran ).

Jokowi mengatakan, pintu masuk jalur udara yang digunakan adalah di Bandara Soekarno Hatta dan di Ngurah Rai. Kemudian untuk ABK kapal pesiar juga di Benoa Bali dan di Tanjung Priok. Sementara, pekerja migran dari Malaysia lewat Batam dan Tanjung Balai.

"Sekali lagi ingin saya tegaskan agar diberlakukan protokol kesehatan yang ketat dengan memobilisasi sumber daya yang kita miliki. Dan juga dipastikan kesiapan tempat karantina, dipastikan rumah sakit rujukan bagi para pekerja migran kita tersebut," pungkasnya. (Baca juga: Jokowi Ingatkan Jangan Sampai Muncul Gelombang Kedua Covid-19 ).
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jokowi Bakal Masuk PSI,...
Jokowi Bakal Masuk PSI, Deddy Sitorus PDIP: Terus Terang Kami Tidak Takut
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
Relawan Jokowi Sebut...
Relawan Jokowi Sebut Tudingan Roy Suryo Cs Soal Ijazah Jokowi Menguras Energi
Namanya Disebut dalam...
Namanya Disebut dalam Pleidoi Nadiem, Jokowi: Yang Saya Tahu Pak Nadiem Orang Baik
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Jokowi Buka Suara! Soal...
Jokowi Buka Suara! Soal Kasus Laptop Nadiem: Semua Kebijakan dari Presiden
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Segera Disidang, Roy Suryo: Kayaknya Ini Didorong Termul yang Ngamuk
Rekomendasi
Gempa Besar M6,7 Guncang...
Gempa Besar M6,7 Guncang Palu, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Prancis vs Senegal:...
Prancis vs Senegal: Ulangan Kejutan 2002?
Berita Terkini
Nasaruddin Umar Ingin...
Nasaruddin Umar Ingin Indonesia Jadi Epicentrum Peradaban Dunia Islam Modern
Menag: Tahun Baru Islam...
Menag: Tahun Baru Islam 1 Muharram Momentum Transformasi Diri dan Sosial
Tepis Media Nasional...
Tepis Media Nasional Tak Liput Demo Mahasiswa, KPI Sebut 9 Televisi Telah Memberitakan
Pigai Semprot Komnas...
Pigai Semprot Komnas HAM usai Singgung Dugaan Pelanggaran HAM di Program MBG
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Presiden Prabowo: Selamat...
Presiden Prabowo: Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
Infografis
Imbas dari Inflasi,...
Imbas dari Inflasi, Google Putuskan PHK 12.000 Pekerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved