Tak Hanya Senjata, TNI AD Dibekali Pelatihan Ini untuk Menangi Perang Digital

Sabtu, 21 November 2020 - 05:03 WIB
loading...
Tak Hanya Senjata, TNI...
Puluhan personel Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) mengikuti pelatihan kehumasan dan jurnalistik di Universitas Indonesia (UI). Foto/SINDOnews/r ratna purnama
A A A
DEPOK - Puluhan personel Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) mengikuti pelatihan kehumasan dan jurnalistik gelombang pertama. Pelatihan ini diikuti oleh 87 orang dari berbagai satuan penerangan TNI AD.

Acara ini dihadiri oleh Kadispenad, Brigjen TNI Nefra Firdaus, Stf Bindik Spersad Letkol Inf Nurrohman, Wakil Direktur Bidang Sumberdaya Ventura dan Administrasi Umum Vokasi UI Anthony Sihombing dan Ketua Lembaga Vokasi Universitas Indonesia (UI) Diaz Pranita. (Baca juga: MNC Group Gelar Pelatihan Jurnalistik untuk Personel Dispenad)

Dalam sambutannya, Kadispenad Brigjen TNI Nefra Firdaus mengatakan, setelah pelatihan ini diharapkan personel TNI AD semakin meningkatkan kemampuan memahami keinginan dan dinamika masyarakat. “Kami berharap, peserta pelatihan dapat mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama 3 minggu baik dalam tugasnya sehari-hari sebagai personel penerangan dan secara pribadi selalu berupaya meningkatkan kompetensi dirinya di bidang jurnalistik,” katanya, Jumat (20/11/2020). (Baca juga: Sajikan Informasi Kredibel, Dispenad-MNC Latih 20 Jurnalis Militer)

Wakil Direktur Program Vokasi UI, Anthony Sihombing mengatakan, pelatihan ini menghadirkan 25 trainer. Mereka tidak hanya memberikan materi teori, namun membimbing para peserta untuk mempraktikkan secara langsung materi yang sudah diberikan. ”Setiap materi yang diberikan terdapat materi uji, yang kemudian akan diakumulasi sebagai penilaian akhir yang akan tercantum dalam sertifikat pelatihan,” katanya. (Baca juga: Kadispenad Tutup Pendidikan Public Relations Bersama MNC Group)

Ketua Lembaga Vokasi UI, Diaz Pranita mengatakan, pelatihan yang dilakukan bukan sebagai ujian kelulusan. Tetapi menjadi alat ukur bukan hanya untuk peserta didik. “Juga para trainer tentang capaian kompetensi yang diharapkan menjadi bekal ketrampilan kehumasan dan jurnalistik yang mumpuni,” katanya.

Di tempat yang sama, peneliti dan pengajar program Vokasi Humas UI, Devie Rahmawati menambahkan, dari hasil studi digital yang dilakukan pihaknya, mengonfirmasi bahwa publik memang mengharapkan untuk dekat dengan TNI. Jika pengguna gadget mengetik di laman pencari (search engine) kata TNI Angkatan Darat, hanya dalam waktu 0,6 detik saja mesin pencari menampilkan lebih dari 4,1 juta data terkait kata kunci tersebut.

Jika dibedah lebih lanjut dalam tren pencarian maka akan didapat dari 10 sajian utama di laman mesin pencari 4 di antaranya rekrutmen TNI AD dan video trending yang banyak dicari adalah latihan tempur. “Melalui riset lanjutan, pencarian ini berhubungan dengan kebanggaan publik terhadap sosok yang mampu memberikan rasa aman,” katanya.

Dia melihat para peserta siap menjadi ‘duta besar’ bukan hanya untuk kesatuan TNI AD, tetapi juga Indonesia. Mengingat Program Manunggal hingga TMMD misalnya, saat ini terus menjadi jejak sejarah kedekatan TNI AD, yang tertanam dengan baik di hati publik. Namun, hari ini dan masa datang, peperangan baru siap menantang. ”Peperangan untuk merebut kepercayaan di benak setiap anak bangsa. TNI AD tidak lagi membekali diri hanya dengan senjata darat, namun harus mampu memenangkan ‘tarung’ di arena digital,” ucap Devie yang juga kordinator Trainer dan Mentor.

Dalam pelatihan ini juga dilakukan kontes foto “Talent War”, yang diikuti 45 peserta. Penilaian diberikan atas tiga kategori yaitu portrait, teknik foto dan dokumentasi kegiatan. Seleksi yang dilakukan selama proses pelatihan menghasilkan tiga pemenang. “Melalui kontes ini, kami menemukan bahwa para pemenang telah mampu menguasai teknik-teknik dasar foto dari mulai pemilihan elemen, pencahayaan hingga kemampuan melakukan directing subjek foto. Sehingga hasil foto tidak hanya berkarakter namun mampu menangkap atmosfer momen. Ini menjadi modal membangun reputasi di tengah-tengah budaya visual yang kuat,” tutupnya
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Pangdivif 1 Kostrad...
Pangdivif 1 Kostrad Mayjen TNI Fikri Musmar Pimpin Sertijab Danyonkav 1 Kostrad
Ryamizard Ryacudu Meninggal...
Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia, TNI AD Berduka: Pengabdiannya Inspirasi bagi Prajurit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Gandeng TNI, Kemendikdasmen...
Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Terdampak Bencana di Aceh
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
Rekomendasi
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Pantai Gading Temani Jerman ke 32 Besar
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Awas Tergelincir Oranje
Berita Terkini
Jokowi Wajib Hadir di...
Jokowi Wajib Hadir di Persidangan Perkara Ijazah, Pengacara Roy Suryo: Kan Dia Pelapor
Pengacara Ungkap Roy...
Pengacara Ungkap Roy Suryo-Tifa Merasa Diperlakukan Seperti Bukan Anak Bangsa saat Ditangkap Polisi
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved