Transaksi Gelaran UKM Virtual Expo Jawa Tengah Capai Rp3,7 Miliar
Jum'at, 20 November 2020 - 20:16 WIB
loading...
A
A
A
"Mereka tetap bisa pameran produknya dan ternyata laku. Bahkan beberapa ada yang produksinya bertambah karena ordernya banyak. Maka, cara inilah yang bisa kita berikan agar mereka terfasilitasi dan tetap bisa jalan," katanya.
Jika UKM bisa berjalan, maka harapannya lanjut Ganjar, akan merangsang sektor lainnya. Bahwa pandemi tidak boleh membuat semuanya berhenti, tetapi harus tetap berusaha dan berkarya.
"Mudah-mudahan bisa menginspirasi yang lainnya. Terus tampilkan produkmu, terus jual dan pasti berhasil. Kalau bisa menggunakan fasilitas ini, maka ekosistem bisnis baru yakni virtual ini bisa dioptimalkan," tegasnya.
Ganjar mengatakan, sejak dibuka, UVO telah dikunjungi puluhan ribu orang. Ratusan produk terjual dan lainnya semakin dikenali masyarakat. Pembelinya tak hanya dari Indonesia, namun banyak pula yang dari luar negeri.
"Selain jualan, di sini juga bisa konsultasi. Misalnya kesulitan modal, Bank Jateng terlibat, Bank Indonesia terlibat. Ke depan kami harap akan semakin banyak yang mensponsori sehingga semakin meriah. Tahun depan harus dilanjutkan, karena ini bagus. Dan ingat, meski acaranya sudah ditutup, namun jualannya tetap dibuka. Silahkan tetap belanja," pungkasnya. (sindonews)
Jika UKM bisa berjalan, maka harapannya lanjut Ganjar, akan merangsang sektor lainnya. Bahwa pandemi tidak boleh membuat semuanya berhenti, tetapi harus tetap berusaha dan berkarya.
"Mudah-mudahan bisa menginspirasi yang lainnya. Terus tampilkan produkmu, terus jual dan pasti berhasil. Kalau bisa menggunakan fasilitas ini, maka ekosistem bisnis baru yakni virtual ini bisa dioptimalkan," tegasnya.
Ganjar mengatakan, sejak dibuka, UVO telah dikunjungi puluhan ribu orang. Ratusan produk terjual dan lainnya semakin dikenali masyarakat. Pembelinya tak hanya dari Indonesia, namun banyak pula yang dari luar negeri.
"Selain jualan, di sini juga bisa konsultasi. Misalnya kesulitan modal, Bank Jateng terlibat, Bank Indonesia terlibat. Ke depan kami harap akan semakin banyak yang mensponsori sehingga semakin meriah. Tahun depan harus dilanjutkan, karena ini bagus. Dan ingat, meski acaranya sudah ditutup, namun jualannya tetap dibuka. Silahkan tetap belanja," pungkasnya. (sindonews)
(srf)
Lihat Juga :