Soal Pemanggilan Anies Baswedan, Pakar Nilai Tak Ada Peristiwa Pidana

Rabu, 18 November 2020 - 16:00 WIB
loading...
Soal Pemanggilan Anies...
Pakar hukum tata negara, Irman Putrasidin. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kasus pelanggaran protokol kesehatan terkait penyelenggaraan Maulid Nabi Muhammad SAW dan pernikahan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat belakangan ini menjadi sorotan luas.

Persoalan ini semakin menyita perhatian karena Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dipanggil Polda Metro Jaya untuk memberikan keterangan mengenai hal tersebut. Anies menjalani pemeriksaan pada Selasa 17 November 2020, kemarin.

Pakar hukum tata negara Irman Putrasidin menilai perdebatan mengenai pelanggaran protokol kesehatan dengan kaitan pelanggaran Undang-Undang tentang Karantina Kesehatan tidak jelas.

"Pertanyaan konstitusionalnya adalah memangnya kalau protokol kesehatan dilanggar, sanksinya apa? Yang mana sih itu protokol kesehatan, apakah kemudian protokol kesehatan ini diatur dalam UU Karanina yang kemudian menjadi rujukan. Tampaknya yang kita perdebatkan ini tidak jelas," kata Irman saat menjadi narasumber talkshow Indonesia Lawyers Club bertajuk Setelah Protokol Kesehatan Dilanggar, Selasa 17 November 2020.

Menurut dia, UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantina Kesehatan ini tidak mengatur dengan jelas tentang protokol kesehatan yang saat ini menjadi perdebatan. (Baca juga: Keluar Polda Metro Jaya Usai Diperiksa, Anies Baswedan Dicecar 33 Pertanyaan)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dharma Pongrekun Minta...
Dharma Pongrekun Minta MK Kaji Ulang UU Kesehatan Demi Jaga Kedaulatan Bangsa
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
Komentari Situasi Terkini,...
Komentari Situasi Terkini, Anies Baswedan: Berikan Kepastian, Jangan Ketenangan Semu
MK Tegaskan Jakarta...
MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota Negara, Anies Baswedan Buka Suara
Ambon, Poso, dan Aceh...
Ambon, Poso, dan Aceh Tenang, Anies: Di Situ Ada Sidik Jarinya Pak JK
Kunjungi Markas Habib...
Kunjungi Markas Habib Rizieq, Menkop Ferry Juliantono Dorong Dibentuknya Koperasi Pesantren
Mutiara Baswedan Lulus...
Mutiara Baswedan Lulus dari Harvard, Anies Ungkap Perjuangan Sang Putri
Anies Dorong Mahasiswa...
Anies Dorong Mahasiswa Kuasai AI: Itu Asisten, Jangan Jadi Substitute
Surat Anies Baswedan...
Surat Anies Baswedan untuk Aktivis Kontras Andrie Yunus: Cepat Sembuh dan Kembali Berjuang!
Rekomendasi
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Carlos Ghosn Klaim Cuma...
Carlos Ghosn Klaim Cuma Dirinya yang Bisa Memperbaiki Nissan
Berita Terkini
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Infografis
Eks Panglima Militer...
Eks Panglima Militer Ukraina: Hampir Tak Ada Peluang Bertahan Hidup
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved