Kemenkes Akui Masalah Alkohol dan Napza Jadi Tantangan Terbesar

Rabu, 18 November 2020 - 15:28 WIB
loading...
A A A
Dia mengakui bahwa alkohol sebagai suatu budaya tapi ada yang mengabaikan aspek adiksi. Sementara, tidak semua orang bisa tolerir dan di negara maju sekalipun tidak bisa memprediksi, karena tergantung individu masing-masing. Toleransi alkohol ini bukan soal banyak tidaknya tapi ketidakmampuan diri dan dia harus lepas dengan terapi.

“Kalau alkohol ini merubah kesadaran saat mau berhenti. Akibat memaksa berhenti mendadak. Ini terjadi, yang membuat sulit jauh dari ketergantungan. Alkohol juga menimbulkan kerusakan liver, penyakit organ tubuh, psikis membuat gangguan kejiwaan,” terang Rianto.

Lebih dari itu, Rianto menambahkan Kemenekes melakukan sejumlah kebijakan baik lewat Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Direktorat Jenderal Penyakit Tidak Menular dan Direktorat Kesehatan Jiwa. Instrumen yang sudah dilatihkan di petugas kesehatan di puskesmas, pencegahan dan promoting lewat flyer dan poster di fasilitas pelayanan kesehatan (yankes).

Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan secara kuratif dengan mengatasi gejala dampak dengan terapi. Dan Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat lewat edukasi keluarga karena keluarga merupakan pencegahan yang efektif. (Baca juga: Pengusaha Sebut Larangan Minuman Beralkohol Bikin Industri Wisata Tambah Susah)

“Melakukan edukasi keluarga, penegnalan anak remaja terkait alkohol dan dampaknya, anak remaja SMP-SMA. Ini menjadi tantangan luar biasa dari dulu sampai hari ini, masalah alkohol dan napza,” pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Asosiasi Minta Rancangan...
Asosiasi Minta Rancangan Aturan Peringatan Kesehatan Tak Bertentangan dengan UU Hak Kekayaan Intelektual
Dipecat Kasus Narkoba,...
Dipecat Kasus Narkoba, AKP Deky Tiba di Bareskrim dengan Tangan Terborgol
Diduga Perintahkan Ambil...
Diduga Perintahkan Ambil Paket Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar AKP Yohanes Terancam Dipecat
4 Upaya Penyelundupan...
4 Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas dan Rutan Salemba Digagalkan, Disembunyikan di Organ Intim hingga Botol Obat
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Berhasil Bendung Peredaran Tramadol di Jakpus
Polisi Buru Pemilik...
Polisi Buru Pemilik New Zone Medan sekaligus Diduga Bandar Narkoba
Rekomendasi
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Republik Ceko vs Afrika...
Republik Ceko vs Afrika Selatan 1-1: Peluang Lolos ke Fase Gugur Kian Menipis
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Berita Terkini
Ini Tampang Tersangka...
Ini Tampang Tersangka Baru Kasus MBG Memakai Rompi Tahanan Kejagung
Kepulangan Haji Capai...
Kepulangan Haji Capai 55 Persen, Kemenhaj Puji Kedisiplinan Jemaah Haji Indonesia
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Infografis
Jaminan Kesehatan Mantan...
Jaminan Kesehatan Mantan Menteri dan Keluarganya Jadi Beban APBN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved