Resmikan ITS NU, Wakil Ketua DPR Harap Pekalongan Jadi Pusat Pengetahuan

loading...
Resmikan ITS NU, Wakil Ketua DPR Harap Pekalongan Jadi Pusat Pengetahuan
Wakil Ketua DPR RI Bidang Korkesra, Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus AMI meresmikan Institute Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITS NU) Pekalongan. Foto/ist
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Bidang Korkesra, Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus AMI meresmikan Institute Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITS NU) Pekalongan di Jalan. Karangdowo No. 9, Kemoren, Kedungwuni, Rabu, (18/11/2020).

Peresmian gedung ITS NU Pekalongan dilakukan Gus AMI disela kegiatan menyapa petani, nelayan, pelaku UMKM dan guru ngaji Pekalongan di lokasi yang sama. Menurut Gus AMI, perkembangan teknologi yang sangat pesat saat ini memungkinkan pertumbuhan kualitas SDM di manapun, tak terkecuali di dunia pendidikan. “Di era teknologi saat ini keunggulan bisa tumbuh dimanapun. Kalau dulu ada Universitas Indonesia, UGM, tapi sekarang (kuliah di) kampus ITS NU juga bisa unggul dan maju,” kata Gus AMI. (Baca juga: Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama Dirintis di Mojokerto)

Oleh karena itu, Wakil Ketua DPR RI ini mendukung penuh pembangunan ITS NU Pekalongan yang berada satu komplek dengan Kantor PCNU Pekalongan. “Saya kagum dengan ITS NU, tinggal para kaum muda ini pintar-pintar melihat potensi,” tutur dia. (Baca juga: Wakil Ketua MPR Ingatkan Pemerintah Jangan Anak Tirikan Perguruan Tinggi NU)

Selepas temu warga, Gus AMI lantas menuju halaman depan kampus ITS NU Pekalongan. Gus AMI lalu memotong pita sebagai tanda peresmian didampingi oleh sejumlah elite PKB, Ketua PCNU Pekalongan KH. Muslikh Khudhori, dan Rektor ITS NU, Hariyadi. “Bismillahirrahmanirrahim,” kata Gus AMI sembari memotong pita dan disambut tepuk tangan oleh hadirin. (Baca juga: Dies Natalis Ke-7, Unusa Terapkan Berbagai Terobosan Inovasi)



Di lokasi yang sama, Kiai Muslikh mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung penuh PCNU Pekalongan membangun ITS NU, terutama peran besar PKB baik di tingkat pusat maupun Provinsi dan Kabupaten/Kota. “Saya merasa terbantu dengan kehadiran PKB, wiwit mulai pembangunan gedung, penerimaan mahasiswa hingga saat ini. Semua adalah berkat doa Nahdliyyin dan sentuhan PKB,” kata Kiai Muslikh.
(cip)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top