Diperiksa KPK, Marzuki Alie Klaim Tidak Urus Perkara dan Pinjamkan Uang ke Hiendra Soenjoto

Senin, 16 November 2020 - 15:26 WIB
loading...
A A A
Mantan Wakil Ketua Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat ini mengatakan, tidak tahu menahu bagaimana proses Hiendra melakukan pengurusan perkaranya melawan Azhar Umar sampai terjadi suap kepada Nurhadi melalui Rezky. Marzuki mengungkapkan Hengky menyebutkan bahwa ada transfer uang sekitar Rp6 miliar dari Marzuki. Menurut Marzuki, keterangan Hiendra adalah cerita kosong.

"Kalau dia katanya ada transfer, ya tunjukin aja kan gampang. Saya enggak perlu membantah. Tunjukan aja kalau ada tranfer. Bukti transfernya tunjukin, kan gampang kan. Berarti gampang kok kita menelusuri kan. Jadi enggak perlu cerita-cerita kosong lah. Tunjukkan nih ada Marzuki transfer, gitu kan. Kalau enggak nunjukin, nggak usah ngomonglah," twgA Marzuki.

Sebelumnya, kakak tersangka Hiendra Soenjoto yang juga Direktur PT MIT, Hengky Soenjoto bersaksi dalam persidangan terdakwa Nurhadi Abdurrachman dan terdakwa Rezky Herbiyono, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (11/11/2020).

Hengky mengatakan Hiendra Soenjoto memiliki kedekatan dengan Marzuki Alie. Saat Hiendra berperkara melawan Azhar Umar, Hiendra meminta tolong ke Hengky agar menyampaikan ke Marzuki dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung agar penahanan Hiendra ditangguhkan. Selain itu, Hiendra juga meminjam uang atau berhutang ke Marzuki sekitar Rp6 miliar hingga Rp7 miliar. Seingat Hengky peminjaman uang dari Marzuki terjadi pada 2017.

"Hiendra utang uang dengan Pak Marzuki Alie untuk mengurus perkara yang lain, tapi akhirnya Pak Marzuki tahu uangnya bukan untuk mengurus perkara karena Pak Hiendra mengatakan perkara UOB dan MIT itu diurus Rezky dan Pak Nurhadi," ujar Hengky di hadapan majelis hakim.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MA-Kemenkum: Kepastian...
MA-Kemenkum: Kepastian Hukum dan Pemahaman BJR Penting dalam Pengambilan Keputusan di BUMN
Ungkap Banyak Kejanggalan,...
Ungkap Banyak Kejanggalan, Munarman Minta KY dan MA Awasi Sidang Banding MNC Asia Vs CMNP
Nadiem Makarim Bakal...
Nadiem Makarim Bakal Laporkan Hakim Perkara Chromebook ke Badan Pengawas MA
Soroti Kejanggalan,...
Soroti Kejanggalan, Tim Hukum MNC Asia Surati KY dan MA untuk Awasi Sidang Banding Perkara CMNP
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Tilep Rp2 Miliar, Mantan...
Tilep Rp2 Miliar, Mantan Ketua PN Kudus Dipecat
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
Trump Umumkan Tarif...
Trump Umumkan Tarif Global Baru setelah Kalah di Mahkamah Agung AS
Gelar PKPA, Peradi:...
Gelar PKPA, Peradi: Advokat Berkualitas Lahir dari Pendidikan yang Benar
Rekomendasi
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
PLN EPI Kebut Ekosistem...
PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
Berita Terkini
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Kasus Korupsi MBG, Kejagung...
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Buka Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved