Minta Tokoh Agama Jadi Teladan Jaga Jarak, Satgas: Kelak Allah Minta Tanggung Jawab

Minggu, 15 November 2020 - 21:36 WIB
loading...
Minta Tokoh Agama Jadi...
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo meminta tokoh agama memberikan teladan disiplin plaksanaan protokol kesehatan. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo meminta tokoh agama menjadi teladan dalam berdisiplin melaksanakan protokol kesehatan. Salah satunya dengan menghindari acara-acara yang menimbulkan kerumunan.

Dia menyebut bahwa dari tiga langkah protokol kesehatan , menjaga jarak adalah hal yang paling sulit diterapkan. "Dari data yang kami peroleh peningkatan menggunakan masker sudah sangat bagus, termasuk juga cuci tangan. Tetapi jarak dan menghindari kerumunan ini masih belum optimal,” katanya, Minggu (15/11/2020).

Seperti diketahui, sejak kedatangannya Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab terus disorot berkaitan dengan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. Ini karena membeludaknya massa yang menyambut kepulangannya dan beberapa kegiatan setelahnya.

Saking banyaknya, sangat susah mengendalikan orang supaya taat pada protokol kesehatan. Alhasil, Pemprov DKI Jakarta mengenakan denda pelanggaran protokol kesehatan sebesar Rp50 juta kepada FPI dan Habib Rizieq.

(Baca: Apresiasi Anies Baswedan yang Denda Habib Rizieq, Satgas Covid-19: Ini Jumlah Tertinggi)

Doni mengatakan bahwa kerumunan dapat dipastikan dapat menyebabkan tingginya potensi penularan Covid-19. Sehingga akan menyulitkan semua orang. Padahal saat ini proses pengendalian kasus Covid-19 di Indonesia cukup baik dibandingkan sejumlah negara.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian, pemerintah butuh bantuan dari segenap dari tokoh-tokoh agama yang kiranya bisa menjadi suri tauladan untuk bisa mengingatkan masyarakat kita,” tuturnya

Doni menegaskan bahwa selama pandemi berlangsung menghindari kerumunan harus terus dilakukan. Dia menegaskan bahwa pihak yang menyelenggarakan acara secara tidak langsung mengancam keselamatan jiwa orang per orang.

Selama pandemi ini masih berlangsung, Doni mengatakan masyarakat harus bisa menghindari kerumunan. Sekali lagi menghindari kerumunan adalah modal yang harus kita kumandangkan setiap saat. Sebab tidak ada yang tahu kapan pandemi Covid-19 akan berakhir. "Kita harus punya stamina untuk menghadapi ini semuanya," ujar dia.

(Baca: Patuhi Sanksi Denda Prokes, Wagub DKI: Terima Kasih Habib Rizieq dan FPI)

“Termasuk keluarga-keluarga mereka. Tanpa kita sadari, ibaratnya ada 1, 2 orang yang terpapar covid, kita tidak pernah sadar ketika itu bertemu mereka di tempat umum kita pun bisa terpapar dan tertular,” tuturnya.

Pada kesempatan itu dia juga menyatakan bahwa siapapun yang menyelenggarakan kegiatan kerumunan tidak saja disanksi di dunia tapi juga oleh Allah SWT.

“Dan mereka yang menggalakkan kegiatan tersebut nantinya bukan hanya mendapatkan sanksi di dunia oleh pemerintah, tetapi juga kelak di kemudian hari akan mendapatkan permintaan pertanggungjawaban dari Allah SWT. Karena kegiatan-kegiatan yang menimbulkan kerumunan itu terjadi penularan,” pungkasnya.

(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungi Markas Habib...
Kunjungi Markas Habib Rizieq, Menkop Ferry Juliantono Dorong Dibentuknya Koperasi Pesantren
Pesan Menohok Dudung...
Pesan Menohok Dudung ke Habib Rizieq: Ulama Itu Meneduhkan, Mulutnya Tak Menjelekkan
Jokowi Buka Suara soal...
Jokowi Buka Suara soal Isu Keterlibatan Puan, AHY, dan Habib Rizieq di Kasus Tudingan Ijazah Palsu
Dasco dan Prasetyo Temui...
Dasco dan Prasetyo Temui Habib Rizieq di Petamburan, Ini yang Dibahas
Relawan Jokowi Tuding...
Relawan Jokowi Tuding Habib Rizieq Jadi Konsultan Gerakan Pemakzulan Gibran
Habib Rizieq ke Wamenaker:...
Habib Rizieq ke Wamenaker: Pengangguran di Indonesia Sudah Memprihatinkan
Pengajian Habib Rizieq...
Pengajian Habib Rizieq di Pemalang Rusuh, 5 Orang Luka-luka
Waspada Virus MERS,...
Waspada Virus MERS, Jemaah Haji Diminta Jaga Jarak dari Unta dan Terapkan Prokes
Baru Kena Demam 40 Derajat,...
Baru Kena Demam 40 Derajat, Habib Rizieq Senang Hadir di Reuni 212
Rekomendasi
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Berita Terkini
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Pakar Hukum: Tak Ada Tekanan dari Kubu Jokowi
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
Mantan Petinggi OJK...
Mantan Petinggi OJK Ditahan Bareskrim terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Infografis
7 Kombes Pecah Bintang...
7 Kombes Pecah Bintang Jadi Brigjen Dalam Mutasi Polri Januari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved