Membina Kebhinekaan Melalui Transformasi Era Digital
Sabtu, 14 November 2020 - 16:43 WIB
loading...
A
A
A
Saat ini, Presiden Presiden OIC Broadcasting Regulatory Authorities Forum (IBRAF) periode 2017-2018 ini mengungkapkan bedasarkan data penelitian We Are Social tahun 2020 menunjukan bahwa ada 175,5 juta pengguna aktif internet di Indonesia. Data yang tidak sedikit bahwa pemanfaatan teknologi digital ini sudah menjadi potensi besar untuk melakukan sinergritas masyarakat dalam membangun jiwa nasionalisme.
“Memang di era globalisasi dan era borderless world kita tidak bias menghindari dari hadirnya kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi. Kita harus bijak dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi agar tidak menjadi korban dari kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi tersebut,” tutur Pria yang ramah disapa Andre ini.
Lebih jauh, Andre memandang penguatan nilai-nilai dan pendidikan karakter di tengah-tengah perkembangan dan kemajuan teknologi dan informasi yang sangat pesat di lingkungan keluarga, masyarakat, dan satuan pendidikan diharapkan akan mampu menciptakan generasi penerus yang berkarakter yang mampu menjaga keutuhan Bhinneka Tunggal Ika sebagai nilai luhur dari Bangsa Indonesia. (Baca juga: Percepatan Teknologi Dorong Transformasi Medsos)
“Tanggung jawab penanaman nilai-nilai karakter bagi generasi kita, merupakan tanggung jawab kolektif dari semua pihak,” katanya.
“Memang di era globalisasi dan era borderless world kita tidak bias menghindari dari hadirnya kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi. Kita harus bijak dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi agar tidak menjadi korban dari kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi tersebut,” tutur Pria yang ramah disapa Andre ini.
Lebih jauh, Andre memandang penguatan nilai-nilai dan pendidikan karakter di tengah-tengah perkembangan dan kemajuan teknologi dan informasi yang sangat pesat di lingkungan keluarga, masyarakat, dan satuan pendidikan diharapkan akan mampu menciptakan generasi penerus yang berkarakter yang mampu menjaga keutuhan Bhinneka Tunggal Ika sebagai nilai luhur dari Bangsa Indonesia. (Baca juga: Percepatan Teknologi Dorong Transformasi Medsos)
“Tanggung jawab penanaman nilai-nilai karakter bagi generasi kita, merupakan tanggung jawab kolektif dari semua pihak,” katanya.
(kri)
Lihat Juga :