Persiapan Pembangunan Tol Yogyakarta - Bawen Sepanjang 75,8 Km Dimulai
Sabtu, 14 November 2020 - 12:16 WIB
loading...
A
A
A
Jalan Tol Yogyakarta - Bawen sepanjang 75.8 Km melintas di dua provinsi, yakni Jawa Tengah (sepanjang 67,05 Km) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sepanjang 8,77 Km. Ruas tol ini terdiri dari 6 seksi yaitu Seksi 1 Sleman - Banyurejo (8,25 Km), Seksi 2 Banyurejo-Borobudur (15,26 Km), Seksi 3 Borobudur-Magelang (8,08 Km), Seksi 4 Magelang-Temanggung (16,46 Km), Seksi 5 Temanggung-Ambarawa 22,56 Km, Seksi 6 Ambarawa-Bawen (5,21 Km).
Dalam pembangunannya Tol Yogyakarta Bawen memiliki 6 Simpang Susun (SS) yaitu SS Bawen, SS Ambarawa, SS Temanggung, SS Magelang, SS Borobudur dan SS Banyurejo. Nantinya juga dilengkapi dengan 6 buah Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area terdiri dari 2 buah Tipe A dan 4 Tipe B.
Kepala BPJT Danang Parikesit mengatakan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen akan mulai konstruksi pada Agustus 2021 setelah proses pembebasan lahan selesai dan dapat beroperasi pada kuartal ketiga tahun 2023. Pembangunannya dilaksanakan oleh PT. Jasamarga Jogja Bawen (JJB) selaku Badan Usaha Jalan Tol yang dibentuk oleh konsorsium pemenang lelang.
"Masa pengusahaan Jalan Tol Yogyakarta - Bawen adalah 40 tahun terhitung sejak penerbitan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) dengan nilai investasi sebesar 14,2 Triliun Rupiah dan IRR sebesar 12,48%," ujar Danang Parikesit.
Turut hadir mendampingi Menteri Basuki, Plt Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Danis Hidayat Sumadilaga, Dirjen Bina Marga Hedy Rahadian, Kepala Biro Komunikasi Publik Endra Atmawidjaja, Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY Satrio Sugeng Prayitno, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Dwi Purwantoro, dan Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jateng Cakra Nagara.
Dalam pembangunannya Tol Yogyakarta Bawen memiliki 6 Simpang Susun (SS) yaitu SS Bawen, SS Ambarawa, SS Temanggung, SS Magelang, SS Borobudur dan SS Banyurejo. Nantinya juga dilengkapi dengan 6 buah Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area terdiri dari 2 buah Tipe A dan 4 Tipe B.
Kepala BPJT Danang Parikesit mengatakan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen akan mulai konstruksi pada Agustus 2021 setelah proses pembebasan lahan selesai dan dapat beroperasi pada kuartal ketiga tahun 2023. Pembangunannya dilaksanakan oleh PT. Jasamarga Jogja Bawen (JJB) selaku Badan Usaha Jalan Tol yang dibentuk oleh konsorsium pemenang lelang.
"Masa pengusahaan Jalan Tol Yogyakarta - Bawen adalah 40 tahun terhitung sejak penerbitan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) dengan nilai investasi sebesar 14,2 Triliun Rupiah dan IRR sebesar 12,48%," ujar Danang Parikesit.
Turut hadir mendampingi Menteri Basuki, Plt Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Danis Hidayat Sumadilaga, Dirjen Bina Marga Hedy Rahadian, Kepala Biro Komunikasi Publik Endra Atmawidjaja, Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY Satrio Sugeng Prayitno, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Dwi Purwantoro, dan Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jateng Cakra Nagara.
(atk)
Lihat Juga :