Pengamat: Waktu Pemakaian Media Sosial Harus Dibatasi
Jum'at, 13 November 2020 - 20:00 WIB
loading...
Masyarakat harus lebih bijak menggunakan media sosial dengan cara membatasi durasinya. (Dok SINDO)
A
A
A
JAKARTA - JAKARTA - Penggunaan media sosial (medsos) harus dibatasi. Hal itu agar pengguna tidak memiliki ketergantungan kepada medsos yang pada akhirnya akan mengganggu aktivitas utamanya.
Pentingnya melakukan pembatasan waktu akses medsos karena setiap orang memiliki batasan maksimal. Tentunya periode ini berbeda antara satu orang dan lainnya, entah itu pagi hari saat istirahat siang, atau menjelang waktu tidur.
Cara lebih efektif lainnya bisa dilakukan dengan memiliki aktivitas lain yang seolah membuat diri kita lupa dengan keberadaan medsos. Misalnya seperti aktivitas luar ruangan, entah itu olahraga atau hobi lainnya yang mulai bisa kita lakukan secara rutin.
"Hobi bisa bikin orang jadi addict, misalnya olahraga, atau kegiatan di luar ruangan. Harus perlahan di tahapan ini, awalnya harus dari niat dulu kemudian diatur durasinya," ungkap pengamat budaya dan komunikasi digital, Firman Kurniawan.
Bagi orang yang sudah ketagihan medsos, menghentikan aktivitas mereka secara tiba-tiba bisa menjadi tindakan ekstrem. Oleh karena itu, Firman menegaskan bahwa untuk benar-benar ingin lepas dari medsos, mereka harus paham periode penggunaan medsos yang sesuai diri masing-masing.
Pentingnya melakukan pembatasan waktu akses medsos karena setiap orang memiliki batasan maksimal. Tentunya periode ini berbeda antara satu orang dan lainnya, entah itu pagi hari saat istirahat siang, atau menjelang waktu tidur.
Cara lebih efektif lainnya bisa dilakukan dengan memiliki aktivitas lain yang seolah membuat diri kita lupa dengan keberadaan medsos. Misalnya seperti aktivitas luar ruangan, entah itu olahraga atau hobi lainnya yang mulai bisa kita lakukan secara rutin.
"Hobi bisa bikin orang jadi addict, misalnya olahraga, atau kegiatan di luar ruangan. Harus perlahan di tahapan ini, awalnya harus dari niat dulu kemudian diatur durasinya," ungkap pengamat budaya dan komunikasi digital, Firman Kurniawan.
Bagi orang yang sudah ketagihan medsos, menghentikan aktivitas mereka secara tiba-tiba bisa menjadi tindakan ekstrem. Oleh karena itu, Firman menegaskan bahwa untuk benar-benar ingin lepas dari medsos, mereka harus paham periode penggunaan medsos yang sesuai diri masing-masing.
Lihat Juga :