Epidemiolog Nilai Banyak Rantai Manajemen yang Harus Diperbaiki untuk Vaksinasi
Jum'at, 13 November 2020 - 14:14 WIB
loading...
A
A
A
Penyuntikan vaksin Sinovac terhadap para relawan di Bandung sudah selesai. Sekarang tinggal memantau efikasi (khasiat dalam melindungi dari virus). Ansariadi menjelaskan perbedaan efek samping itu terjadi karena beberapa hal, seperti kondisi, genetik, dan lain-lain. Itulah pentingnya calon vaksin diuji coba di banyak tempat.
“Dalam uji coba itu pengawasannya harus ketat. Kalau ada efek samping, sama seperti kita minum obat, ada mual atau sebagainya, itu (nanti) dievaluasi. Misalnya, ada efek samping berat, biasa, atau sedikit, itu bisa diterima atau bagaimana?” tuturnya.
Pemerintah sendiri mewacanakan vaksinasi pertama dilakukan pada Desember atau awal tahun depan. Ansariadi mengatakan hal itu tergantung dari hasil uji klinis vaksin, terutama efikasinya.
Dia mengingat setelah vaksin ada jangan dibayangkan semuanya selesai. Namun, banyak hal yang harus dipersiapkan pemerintah pusat dan daerah. (Baca juga: Brasil Tunda Uji Coba Vaksin Sinovac, RI Jalan Terus)
“Banyak rantai manajemen yang harus diperbaiki. Bagaimana menyediakan dan mengirim vaksin. Bagaimana ketersediaan orang yang melakukan vaksinasi. Itu sangat menentukan program ini,” pungkasnya.
“Dalam uji coba itu pengawasannya harus ketat. Kalau ada efek samping, sama seperti kita minum obat, ada mual atau sebagainya, itu (nanti) dievaluasi. Misalnya, ada efek samping berat, biasa, atau sedikit, itu bisa diterima atau bagaimana?” tuturnya.
Pemerintah sendiri mewacanakan vaksinasi pertama dilakukan pada Desember atau awal tahun depan. Ansariadi mengatakan hal itu tergantung dari hasil uji klinis vaksin, terutama efikasinya.
Dia mengingat setelah vaksin ada jangan dibayangkan semuanya selesai. Namun, banyak hal yang harus dipersiapkan pemerintah pusat dan daerah. (Baca juga: Brasil Tunda Uji Coba Vaksin Sinovac, RI Jalan Terus)
“Banyak rantai manajemen yang harus diperbaiki. Bagaimana menyediakan dan mengirim vaksin. Bagaimana ketersediaan orang yang melakukan vaksinasi. Itu sangat menentukan program ini,” pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :